Connect with us

Berita

24 Ribu Ton Bahan Baku Nuklir Ditemukan di Kalimantan Barat

24.112 ton bahan baku nuklir ditemukan di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menurut data terbaru dari PT PLN.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 21t115007.220
24 Ribu Ton Bahan Baku Nuklir Ditemukan di Kalimantan Barat | Gambar: Ilustrasi Canva

Kalimantan Barat, MPN Indonesia 21 Juni 2025 - Sebanyak 24.112 ton bahan baku nuklir ditemukan di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, menurut data terbaru dari PT PLN (Persero).

Temuan ini tercantum dalam dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang diluncurkan bulan ini.

Potensi energi ini berupa uranium dan thorium yang disebut dapat digunakan sebagai sumber energi primer untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

“Selain batu bara, terdapat juga potensi energi nuklir berupa uranium/thorium di Kabupaten Melawi yang dapat digunakan sebagai energi primer PLTN,” demikian tulis dokumen RUPTL yang dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (21/6).

Tunggu Keputusan Pemerintah

Meskipun potensi bahan baku nuklir di Kalimantan Barat sudah diidentifikasi secara kuantitatif, namun pemanfaatannya sebagai energi primer masih menunggu keputusan dari Pemerintah.

Hal ini termasuk perlunya studi kelayakan untuk pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan.

PLN juga menyampaikan bahwa langkah ini harus selaras dengan komitmen nasional terhadap transisi energi rendah emisi.

“PLN berkomitmen atas penguatan pelaksanaan program transisi energi dengan Program Accelerated Renewable Energy Development (ARED) dengan memanfaatkan potensi sumber energi primer untuk pembangkit tenaga listrik di Provinsi Kalimantan Barat,” kata perusahaan.

Pengembangan PLTN

PLTN memang menjadi opsi strategis untuk mendukung sistem kelistrikan baseload tanpa menghasilkan emisi gas rumah kaca.

Pengembangan energi nuklir telah mendapatkan dasar hukum melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 85.K/TL.01/MEM.L/2025 tentang Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Iran Ungkap Butuh Banyak Waktu untuk Pertimbangkan Negosiasi Lanjutan dengan AS

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending