Connect with us

Berita

Alasan WFH ASN Diperpanjang 2 Bulan ke Depan

Pemerintah memutuskan perpanjangan WFH ASN selama dua bulan ke depan sebagai respons terhadap kondisi geopolitik global yang belum stabil.

Logompn

Published

on

Alasan WFH ASN Diperpanjang 2 Bulan ke Depan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Istana Merdeka. Gambar: Instagram/@airlanggahartarto_official

MPN Indonesia 22 Mei 2026 - Pemerintah memastikan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dipastikan berlanjut selama dua bulan ke depan.

Keputusan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5).

“Di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan work from home untuk dua bulan ke depan,” kata Airlangga, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (22/5).

Alasan Perpanjangan

Alasan utama perpanjangan ini adalah kondisi geopolitik global yang masih tidak stabil, terutama karena konflik yang belum mereda di beberapa kawasan seperti Timur Tengah.

Situasi tersebut memicu ketidakpastian ekonomi global sehingga pemerintah memilih melanjutkan WFH sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, efisiensi operasional (termasuk penghematan BBM), serta memastikan layanan publik tetap berjalan.

Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari skema WFH yang sudah berjalan sejak 1 April 2026.

Persiapan Insentif Ekonomi

Selain perpanjangan WFH ASN, pemerintah juga menyiapkan berbagai kebijakan ekonomi untuk menjaga pertumbuhan nasional pada kuartal II/2026.

Fokus utamanya adalah paket insentif untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas usaha.

“Dan selain itu juga ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal II/2026 bisa bergerak,” ujar Airlangga.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Bahlil Siapkan Program Kompor Listrik 2027 untuk Kurangi Ketergantungan LPG

Trending