Connect with us

Berita

Jemaah Haji asal Jakarta yang Sempat Hilang di Makkah Ditemukan Meninggal Dunia

Muhammad Firdaus, jemaah haji asal Jakarta yang hilang di Makkah sejak 15 Mei, ditemukan meninggal dunia pada Jumat (22/5).

Logompn

Published

on

Jemaah Haji asal Jakarta yang Sempat Hilang di Makkah Ditemukan Meninggal Dunia
Ilustrasi Jamaah Haji di Makkah. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 23 Mei 2026 - Jemaah haji asal Jakarta, Muhammad Firdaus (72), yang sebelumnya dilaporkan hilang di Makkah, Arab Saudi, sejak Jumat (15/5), ditemukan meninggal dunia pada Jumat (22/5).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moh Hasan Afandi, menyampaikan pada Jumat (22/5) bahwa korban telah ditemukan.

“Berdasarkan laporan tim di lapangan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, Bapak Muhammad Firdaus ditemukan dalam keadaan wafat,” kata Hasan, dikutip MPN Indonesia melalui laman Haji.go.id pada Sabtu (23/5).

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap PPIH Arab Saudi menyampaikan duka cita atas wafatnya almarhum. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum, serta memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Hasan.

Kronologi Hilangnya Jemaah Haji di Makkah

Firdaus dilaporkan hilang sejak Jumat (15/5) setelah meninggalkan hotel tempatnya menginap di kawasan sektor 9 Makkah, Arab Saudi.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), Firdaus terlihat meninggalkan hotel pada pagi hari sekitar pukul 09.04 waktu setempat dengan mengenakan pakaian muslim berwarna putih dan sarung.

Saat meninggalkan hotel, Firdaus tidak membawa kartu identitas, kartu Nusuk (kartu pintar haji), telepon seluler, maupun dokumen identitas lainnya.

Kondisi tersebut membuat proses pencarian oleh petugas haji di Makkah menjadi lebih sulit karena tidak ada identitas yang melekat pada dirinya.

Firdaus diketahui berangkat haji bersama istrinya melalui KBIH Imam Bonjol, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Pihak keluarga menyebut Firdaus tidak memiliki riwayat penyakit amnesia maupun demensia.

Namun, keluarga menduga Firdaus dalam kondisi linglung saat keluar dari hotel.

Baca Juga:  Demi Naik Haji, Pemulung Asal Semarang Nabung Seribu per Hari sejak 1986

Koordinasi dan Penanganan oleh PPIH Arab Saudi

Hasan menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses pencarian.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan akan menyiapkan badal haji bagi Firdaus.

“Pemerintah melalui PPIH Arab Saudi akan menyiapkan badal haji yang dilakukan oleh petugas haji bagi almarhum,” kata Hasan.

Selain itu, Hasan mengajak seluruh jemaah haji dan petugas untuk meningkatkan kepedulian selama pelaksanaan ibadah haji.

Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap jemaah lansia, disabilitas, perempuan, serta jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu agar tidak terpisah dari rombongan di Makkah.

“Bila melihat anggota jamaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera sapa dan tanyakan kondisinya. Jika jamaah tersebut tidak mengetahui arah tujuan atau membutuhkan bantuan, antarkan ke petugas terdekat, pos layanan, atau laporkan kepada petugas sektor dan kloter,” ucap Hasan.

“Jangan biarkan jamaah berjalan sendiri tanpa pendampingan. Kepedulian bapak dan ibu sekalian penting untuk mengurangi kemungkinan jamaah tersesat atau terpisah dari rombongannya,” lanjutnya.

Kemenhaj turut mengimbau jemaah haji yang membutuhkan bantuan agar menyampaikan kondisi kepada petugas.

“Bagi jamaah yang membutuhkan bantuan, jangan sungkan menyampaikan kepada petugas. Petugas haji Indonesia hadir untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jamaah selama berada di Tanah Suci,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending