Berita
Baru 2 Kali OTT di 2025, KPK Minta Maaf: Sebenarnya Kami Mampu
KPK menyampaikan permintaan maaf atas terbatasnya pelaksanaan operasi tangkap tangan (OTT) selama semester pertama 2025.
MPN Indonesia 7 Agustus 2025 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan permintaan maaf atas terbatasnya pelaksanaan operasi tangkap tangan (OTT) selama semester pertama 2025.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengakui lembaga negara tersebut baru melakukan dua OTT dalam kurun enam bulan pertama tahun ini.
“Sepanjang Semester I juga telah melakukan dua kegiatan operasi tangkap tangan dan teman-teman sudah mengikuti semua, ya, mohon maaf baru dua,” ujar Fitroh saat konferensi pers capaian kinerja Semester I 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (6/8).
OTT pertama digelar pada Maret 2025 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, terkait kasus korupsi berupa suap proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
OTT kedua dilaksanakan pada 26 Juni 2025 di Sumatra Utara, juga dalam dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR provinsi tersebut.
Dalam konferensi tersebut, Fitroh menegaskan bahwa KPK sebenarnya masih memiliki kemampuan untuk melakukan OTT secara lebih masif.
“Sebenarnya, kalau KPK sebenarnya mampu melakukan upaya-upaya operasi tangkap tangan cukup masif, kami dari KPK berharap betul-betul memberikan efek jera. Ya mohon doa dari temen-temen kita bisa lebih banyak OTT,” ucap Fitroh.
Penanganan Korupsi Semester I 2025
Selain dua OTT, Fitroh merinci sejumlah penanganan kasus korupsi lain yang dilakukan KPK sepanjang Semester I 2025.
Di antaranya ada penyelidikan 31 kasus, penyidikan 43 kasus, penuntutan 46 kasus, inkrah (berkekuatan hukum tetap) 31 kasus, dan eksekusi perkara 35 kasus.
Ia menambahkan bahwa sebagian perkara yang telah inkrah tersebut merupakan kelanjutan dari proses hukum yang dimulai pada tahun-tahun sebelumnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
