Berita
Bisakah Pembangunan IPA Buaran III Bebas dari Risiko Lingkungan?
Instalasi Pengolahan Air Buaran III menuai kritik dari WALHI terkait gangguan lingkungan dan belum meratanya akses air bersih.
MPN Indonesia 12 Mei 2025 - Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III di Jakarta Timur mendapat sorotan terkait potensi dampak lingkungan dan sosial.
Meski proyek ini dirancang untuk memperluas cakupan layanan air bersih, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) memperingatkan bahwa pembangunan semacam ini tak pernah lepas dari risiko lingkungan.
“Kalau dampak setiap pembangunan pasti ada tapi bisa dimitigasi dan dikelola atau tidak?” ungkap Dwi Sawung, Manajer Kampanye Perkotaan dan Energi WALHI kepada MPN Indonesia melalui aplikasi perpesanan pada Rabu (7/5).
Kekhawatiran terhadap pengelolaan risiko muncul karena pembangunan pipa suplai air baku ke IPA Buaran III sudah menimbulkan keluhan dari warga, termasuk dari aktivis WALHI sendiri.
Menurut Dwi, penggalian pipa dan perubahan alur distribusi air dapat menimbulkan gangguan terhadap lingkungan mikro, terutama jika tidak dikawal secara transparan dan akuntabel.
“Sekarang jadi keluhan itu pembangunan pipa supply air baku ke IPA buarannya, saya jadi salah satu korban juga,” ujar Dwi Sawung.
WALHI juga mengingatkan bahwa tanpa partisipasi warga yang memadai, proyek ini berisiko menciptakan konflik sosial di kawasan terdampak.
Apalagi, proses mitigasi dampak lingkungan sering kali dianggap sekunder dalam pendekatan proyek infrastruktur berskala besar oleh pemerintah.
Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip pembangunan berkeadilan lingkungan yang seharusnya diutamakan.
Pembangunan IPA Buaran III muncul dari kebutuhan mendesak akan akses air bersih yang telah lama belum terpenuhi.
Meski demikian, WALHI menilai langkah ini terbilang terlambat dalam menjawab kebutuhan warga.
Selain itu, target PAM Jaya untuk mencapai cakupan layanan air bersih 100% pada 2029 dipandang tidak realistis jika melihat progres pemipaan saat ini.
“Kalau lihat pembangunan pemipaan tampaknya masih jauh dari 100% di 2029, terutama pemipaan ke permukiman atau perkampungan padat,” tambah Dwi.
Evaluasi terhadap Kinerja PAM Jaya
Penilaian WALHI terhadap kinerja PAM Jaya dalam pengelolaan air selama ini menunjukkan catatan penting.
Masalah kebocoran yang tinggi dan tidak adanya perkembangan signifikan dalam upaya perbaikannya menjadi salah satu sorotan utama.
Selain itu, cakupan layanan air bersih tidak menunjukkan peningkatan signifikan.
Rekomendasi Penguatan Pengelolaan Air
Untuk mengatasi persoalan tersebut, WALHI merekomendasikan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PAM Jaya mulai menerapkan kebijakan konservasi air secara wajib di bangunan dan kawasan komersial.
Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi beban permintaan terhadap fasilitas penyedia air bersih.
Selain itu, WALHI juga menekankan pentingnya PAM Jaya tidak hanya menyediakan air bersih, tetapi juga air minum.
“Mulai mewajibkan konservasi air di gedung-gedung dan komersil sehingga kewajiban supply air bersih tidak terlalu membebani fasilitas PAM Jaya. Sudah saatnya juga PAM tidak hanya air bersih, tetapi juga air minum, dan ini mensyaratkan sebenarnya pemipaan yang baik dan menjaga air baku dari pencemaran logam,” jelas Dwi Sawung.
Risiko Sosial Lingkungan Tidak Bisa Diabaikan
Seiring dengan pembangunan IPA Buaran III, risiko terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan perlu menjadi perhatian utama.
WALHI menilai bahwa konflik sosial dapat muncul jika keluhan warga tidak segera ditangani dan jika proyek berjalan tanpa keterlibatan publik yang nyata.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar pembangunan ini tidak memperparah kondisi kehidupan warga terdampak.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
