Connect with us

Berita

Bos BGN Sebut Program MBG Bikin Siswa Rajin Sekolah

Kepala BGN mengungkapkan bahwa program MBG membuat anak-anak bersemangat untuk sekolah.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 03t120855.739
Kepala BGN Dadan Hindayana saat tampil di podcast BGN RI | Gambar: YT/BGN RI

MPN Indonesia 3 Juni 2025 - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membuat anak-anak lebih bersemangat untuk bersekolah.

Ia mengatakan dalam beberapa kasus, tingkat kehadiran yang sebelumnya hanya sekitar 70 persen kini meningkat menjadi minimal 95 persen.

Dadan menyampaikan bahwa perubahan ini tidak lepas dari motivasi anak-anak yang kini lebih antusias untuk datang ke sekolah karena adanya makanan bergizi yang disediakan.

“Contohnya di daerah yang sebelumnya anak-anak sering bolos, sekarang mereka semangat ke sekolah karena tahu akan mendapat makanan bergizi,” kata Dadan, dikutip MPN Indonesia dari YouTube BGN, Selasa (3/6).

Bagikan Kisah di Daerah

Dadan bahkan membagikan kisah dari daerah seperti Papua dan Sumba. Menurutnya, di Papua ada seorang nenek yang sebelumnya harus membangunkan cucunya setiap pagi untuk sekolah.

Tapi kini nenek itu justru dibangunkan oleh cucunya sendiri karena semangat ingin belajar dan menikmati makanan bergizi.

Sementara di Sumba, semangat anak-anak yang biasanya menurun menjelang akhir pekan kini tetap tinggi.

Anak-anak itu tetap hadir ke sekolah di hari Kamis dan Jumat karena tersedianya makanan berkualitas di sekolah.

“Dulu hari Kamis atau Jumat, mereka malas datang. Sekarang sekolah selalu penuh, karena mereka tahu di sekolah ada makanan berkualitas. Jarang sekali mereka mendapatkan itu di rumah,” ucap Dadan.

Diklaim jadi Investasi Generasi Emas

Menurut Dadan Hindayana, selain sebagai strategi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia berkualitas menuju generasi emas 2045, MBG juga menunjukkan hasil nyata dalam waktu singkat.

“Investasi terbesar Indonesia untuk menghasilkan generasi emas 2045 adalah SDM yang berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga:  Gibran Unggah Wajah Staf SPPG yang Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

Manfaat langsung yang dimaksud antara lain adalah meningkatnya kehadiran siswa di sekolah, termasuk di daerah-daerah dengan akses dan fasilitas yang terbatas.

(AKM/NID/RAD)

Trending