Connect with us

Berita

Indonesia Targetkan 100 Persen Air Minum Layak dan Sanitasi pada 2030 Mendatang

Menteri PU sampaikan target 100% akses air minum dan sanitasi layak 2030. Didukung kebijakan strategis dan kolaborasi global dengan PBB.

Actress 1299250

Published

on

Indonesia Targetkan 100 Persen Air Minum Layak dan Sanitasi pada 2030 Mendatang
Indonesia Targetkan 100 Persen Air Minum Layak dan Sanitasi pada 2030 Mendatang. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 28 November 2024 - Pemerintah Indonesia menargetkan pencapaian 100 persen akses air minum layak dan sanitasi layak bagi masyarakat pada tahun 2030.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyampaikan hal ini dalam pertemuan dengan Utusan Khusus PBB untuk Isu Air, Retno Marsudi, di Kantor Kementerian PU pada Selasa (26/11).

“Kami tengah berupaya mencapai target akses 100 persen air minum layak dan akses 100 persen sanitasi layak di tahun 2030,” ujar Menteri Dody.

Target tersebut didukung oleh kebijakan strategis, termasuk implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2024 yang berfokus pada percepatan penyediaan layanan air minum dan pengelolaan air limbah domestik.

Langkah Strategis dalam Peningkatan Infrastruktur Air dan Sanitasi

Untuk mencapai target ini, Kementerian PU telah melaksanakan berbagai pembangunan infrastruktur air yang signifikan.

Sejak tahun 2015 hingga 2024, beberapa capaian utama meliputi:

  1. Bendungan: 53 unit telah selesai dibangun dari target 61 bendungan.
  2. Embung: 1.347 embung telah didirikan.
  3. Pengendalian banjir: 2.002 kilometer pengendali banjir dan pengaman pantai telah selesai dibangun.
  4. Jaringan irigasi: 1,15 juta hektare pembangunan daerah irigasi baru dan 4,5 juta hektare rehabilitasi jaringan irigasi.
  5. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM): Penyediaan sebesar 33.275 liter per detik.
  6. Sanitasi: Telah diberikan akses sanitasi layak kepada 13,2 juta kepala keluarga (KK).

Menteri Dody menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan akses air minum dan sanitasi di tingkat nasional, tetapi juga untuk mendukung ketahanan air, pangan, dan energi secara global.

Baca Juga:  Barantin Pastikan Anggur Muscat di Indonesia Aman Dikonsumsi

Dukungan dan Apresiasi dari PBB

Utusan Khusus PBB, Retno Marsudi, mengapresiasi upaya Kementerian PU dalam memimpin pengelolaan isu air secara global.

Salah satu pencapaian penting adalah keberhasilan Indonesia dalam menyelenggarakan World Water Forum ke-10 di Bali pada Mei 2024.

“Kami siap mendukung langkah-langkah yang dilakukan Kementerian PU untuk meningkatkan akses air bersih, air minum, dan sanitasi,” ujar Retno.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian PU dan PBB melalui aksi konkret, termasuk program Compendium Projects yang bersifat sukarela.

Selain itu, Indonesia tengah mengusulkan penetapan Hari Danau Dunia (World Lake Day), yang akan dibahas dalam Sidang Umum PBB mendatang.

Visi ke Depan untuk Akses Air Minum dan Sanitasi

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Indonesia optimis dapat mencapai target penyediaan akses air minum dan sanitasi layak pada tahun 2030.

Kebijakan strategis dan pembangunan infrastruktur yang sistematis menjadi kunci keberhasilan visi ini.

Dukungan komunitas internasional, termasuk PBB, diharapkan mampu memperkuat upaya Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air di masa mendatang.

Trending