Ekonomi
Jelang Lebaran 2025, Pedagang Pasar PASPIN Mengeluh Sepi Pembeli
Menjelang Lebaran 2025, harga bahan pokok di PASPIN fluktuatif. Pedagang keluhkan sepinya pembeli akibat tren belanja daring. Pemerintah diminta stabilkan harga.
MPN Indonesia 24 Maret 2025 - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025, harga bahan pokok di Pasar Pondok Indah (PASPIN), Pondok Pinang, Jakarta Selatan, terpantau mengalami fluktuasi.
Berdasarkan pantauan MPN Indonesia pada Senin (24/3), sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan maupun penurunan harga dibandingkan awal Ramadan.
Beberapa pedagang mengeluhkan sepinya pembeli yang kini lebih memilih berbelanja bahan pokok melalui aplikasi daring, terutama karena dinilai lebih praktis dan murah.
Penurunan Harga Tak Dorong Daya Beli
Cenil, salah satu pedagang di PASPIN, mengungkapkan bahwa penurunan harga pada beberapa komoditas tidak serta merta meningkatkan daya beli masyarakat.
Ia menilai, tren belanja daring menjadi salah satu penyebab utama pasar tradisional kian sepi pengunjung.
“Pembeli sekarang banyak yang lewat online. Belanja langsung ke pasar tidak seramai tahun lalu. Kalau tren ini terus berlanjut, pedagang offline bisa mati semua,” ujarnya kepada MPN Indonesia di PASPIN, Jakarta Selatan, pada Senin (24/3).
Keluhan serupa disampaikan Sati, pedagang bahan pokok lainnya. Ia mengatakan bahwa meski menjelang Lebaran, transaksi di lapaknya tetap lesu.
“Sejak COVID, pasar mulai sepi. Sekarang malah tambah sepi. Dulu menjelang Lebaran, dagangan selalu habis. Tapi sekarang banyak yang tersisa karena orang lebih memilih beli lewat aplikasi,” ungkapnya.
Harga Cabai dan Bawang Masih Tinggi
Komoditas cabai masih mendominasi daftar bahan pokok dengan harga tinggi. Cabai rawit merah tercatat mencapai Rp120.000 per kilogram, meski sebelumnya berada di angka Rp140.000 per kilogram.
Berikut rincian harga sejumlah komoditas di PASPIN per Senin (24/3):
- Cabai merah keriting :Rp80.000/kg (sebelumnya Rp90.000/kg)
- Cabai rawit merah : Rp120.000/kg (sebelumnya Rp140.000/kg)
- Cabai merah besar : Rp100.000/kg
- Cabai hijau besar : Rp60.000/kg
- Cabai rawit hijau : Rp80.000/kg (sebelumnya Rp100.000/kg)
- Cabai hijau keriting : Rp60.000/kg
- Bawang merah : Rp65.000/kg (sebelumnya Rp60.000/kg)
- Bawang putih : Rp60.000/kg
- Bawang bombay : Rp50.000/kg
- Tomat : Rp20.000/kg
Komoditas Lain Turut Berubah
Selain cabai dan bawang, komoditas lain juga menunjukkan perubahan harga. Telur ayam dijual seharga Rp30.000 per kilogram.
Sementara itu, minyak goreng dibanderol Rp41.000 per 2 liter, dan tepung terigu seharga Rp14.000 per kilogram.
Kecap mengalami sedikit kenaikan dari Rp24.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.
Harga ayam juga mengalami penurunan. Ayam ukuran kecil kini dijual seharga Rp30.000 per ekor (sebelumnya Rp35.000), dan ayam ukuran besar Rp35.000 per ekor (sebelumnya Rp45.000).
Sementara itu, harga daging sapi turun menjadi Rp120.000 per kilogram dari sebelumnya Rp140.000.
Harapan Pedagang dan Konsumen
Dengan kondisi harga bahan pokok yang masih fluktuatif menjelang Lebaran 2025, baik pedagang maupun pembeli berharap pemerintah dapat segera melakukan intervensi guna menjaga kestabilan harga di pasar.
“Kalau terus begini, kami makin susah. Modal nggak kembali, pembeli sepi. Harapannya, pemerintah bisa bantu menstabilkan harga dan mendorong kembali pembeli datang ke pasar,” kata Cenil menutup wawancara.
Situasi ini menegaskan perlunya perhatian lebih terhadap stabilitas harga bahan pokok, terutama di tengah momentum Ramadan dan menyambut Lebaran 2025.
Dengan kenaikan dan penurunan harga yang tidak merata, masyarakat diimbau untuk bijak mengatur pengeluaran serta memantau perkembangan harga bahan pokok secara berkala.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
