Connect with us

Berita

Kemenhub Rancang Bus Gratis untuk Kurangi Kemacetan di Puncak

Kemenhub merencanakan program bus gratis untuk mengatasi kemacetan di Puncak, Kabupaten Bogor, yang akan dimulai pada libur Nataru 2024.

Actress 1299250

Published

on

Kemenhub Rancang Bus Gratis untuk Kurangi Kemacetan di Puncak
Kemenhub Rancang Bus Gratis untuk Kurangi Kemacetan di Puncak. Gambar : radarbogor.jawapos.com

MPN Indonesia 22 November 2024 - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mempersiapkan program bus gratis untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Program ini direncanakan akan dimulai pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) atau paling lambat saat Lebaran tahun depan.

Bagian dari Kebijakan Transportasi

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, mengungkapkan rencana tersebut usai pertemuan dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor di Cibinong pada Rabu (20/11).

“Kita targetkan secepatnya, paling tidak pada Nataru tahun ini, tetapi paling lambat saat Lebaran tahun depan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kemenhub akan mengadopsi skema Buy The Service (BTS) untuk program bus gratis ini.

Alternatif lain adalah subsidi bus umum yang didanai oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Hingga kini, pemerintah masih menghitung kebutuhan jumlah bus yang akan digunakan, dengan opsi penggunaan bus listrik sebagai bagian dari upaya transportasi ramah lingkungan.

Fasilitas Pendukung Program

Untuk memastikan kelancaran implementasi program ini, Kemenhub sedang menjajaki kerja sama dengan pihak Summarecon guna menyediakan lahan parkir yang memadai bagi kendaraan wisatawan.

Lahan parkir ini juga direncanakan akan dilengkapi fasilitas pendukung, seperti stasiun pengisian daya listrik untuk bus listrik.

Sementara itu, upaya jangka pendek berupa pengoptimalan sistem transportasi, seperti pemberlakuan sistem satu arah (one way), tetap menjadi bagian dari strategi untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas di jalur utama Puncak.

Penanganan Jangka Panjang untuk Kemacetan

Menurut Suntana, kemacetan di kawasan wisata Puncak telah menjadi persoalan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Untuk itu, pemerintah juga berfokus pada penanganan jangka panjang.

Baca Juga:  Pramono Rencanakan Pengembangan LRT hingga PIK 2, Ini Rutenya!

Salah satu langkah yang diambil adalah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun infrastruktur baru, seperti Tol Caringin-Cisarua-Cianjur dan Jalur Puncak II.

Pembangunan ini bertujuan untuk mengalihkan sekitar 37 persen lalu lintas menuju Cipanas dan Cianjur dari jalur utama Puncak.

“Arus lalu lintas harus dipecah agar tidak terpusat hanya di wilayah Puncak,” tambah Suntana.

Dengan langkah ini, pemerintah optimistis dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung optimalisasi kawasan Puncak sebagai destinasi wisata yang lebih tertata dan ramah lingkungan.

Trending