Connect with us

Berita

Pramono Rencanakan Pengembangan LRT hingga PIK 2, Ini Rutenya!

Pramono Anung mengumumkan rencana pengembangan jalur baru LRT Jakarta yang akan menghubungkan kawasan Kelapa Gading hingga Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Logompn

Published

on

Pramono rencanakan pengembangan lrt hingga pik 2, ini rutenya!
Pramono Rencanakan Pengembangan LRT hingga PIK 2, Ini Rutenya! | Gambar: Instagram/@lrt_jabodetabek

MPN Indonesia 13 Oktober 2025 - Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengumumkan rencana pengembangan jalur baru Light Rail Transit (LRT) Jakarta yang akan menghubungkan kawasan Kelapa Gading hingga Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Ia menjelaskan bahwa jalur tersebut merupakan bagian dari pengembangan LRT Jakarta tahap lanjutan, yang bertujuan membuka koridor utara sebagai bagian dari kebijakan transportasi terintegrasi.

“Kita akan segera membuat dan sudah, trayeknya sudah disetujui, LRT dari Kelapa Gading, Velodrome-Kelapa Gading, Tanjung Priok, kemudian ke JIS, ke Ancol, dan nanti terus sampai dengan PIK 2. Sehingga koridor utara ini kita buka,” kata Pramono dalam acara Top Team Workshop Bank BTN di Grand Hyatt Jakarta, Jumat (10/10).

Upaya untuk Kurangi Kemacetan di Wilayah Utara

Pramono menyatakan bahwa jalur baru ini dirancang untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan pesisir utara Jakarta yang kerap mengalami kemacetan lebih parah dibandingkan wilayah tengah dan selatan.

Oleh karena itu, pengembangan jalur ini menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan pemerintah di sektor transportasi publik.

“Yang pertama memang kami akui, untuk wilayah utara dibandingkan wilayah tengah dan selatan, Jakarta ini ada kemacetan yang terjadi,” ujarnya.

Proyek ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi dan memberikan opsi transportasi yang lebih efisien.

Selain itu, kehadiran jalur ini juga diproyeksikan dapat meningkatkan mobilitas penduduk dan nilai kawasan di sepanjang rute yang dilalui.

Akses Lebih Mudah ke JIS

Salah satu manfaat utama dari pengembangan rute ini adalah peningkatan aksesibilitas menuju Jakarta International Stadium (JIS).

Baca Juga:  Kereta Tanpa Masinis? Kenali Teknologi CBTC dengan GoA 3

Pramono menyebutkan bahwa saat ini JIS sulit dijangkau, terutama saat berlangsung acara besar, sehingga kerap menimbulkan kemacetan parah.

“Kalau ini jadi, Jakarta International Stadium (JIS) akan makin hidup. Orang dari PIK 2 bisa langsung ke JIS tanpa perlu lewat tol atau ganti moda terlalu banyak,” ucapnya.

Ia juga menceritakan pengalaman pribadinya saat terjebak kemacetan selama lebih dari dua jam setelah menghadiri konser di JIS bersama Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan pentingnya sistem transportasi massal untuk menunjang kawasan tersebut.

“Karena untuk orang ke JIS kalau naik mobil itu sengsara banget. Bahkan saya pada waktu dulu pernah nonton Dewa dengan Pak Presiden Jokowi karena nganter ibu-ibu, kita enggak nonton, kita hanya nganter. Padahal ini kan presiden pada waktu itu, saya menteri. Untuk pulang pun lebih dari 2 jam keluar dari kerumunan pada waktu itu,” ungkapnya.

Skema Shuttle Bus dari Ancol ke JIS

Untuk mengatasi masalah kemacetan, Pramono menjelaskan bahwa Pemprov Jakarta akan mengatur sistem parkir terpusat di Ancol.

Nantinya, pengunjung JIS yang menggunakan kendaraan pribadi akan diarahkan untuk memarkirkan kendaraan di Ancol, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan shuttle bus atau buggy car yang akan disediakan.

“Kalau nanti ini terhubungkan, semua mobil yang akan ke JIS harus masuk Ancol. Kemudian mobil itu diparkir di Ancol dan kemudian ke JIS-nya naik shuttle bus atau naik buggy car yang akan kami persiapkan,” jelas Pramono.

Pramono berharap proyek ini akan menjadi solusi jangka panjang atas permasalahan kemacetan di wilayah utara.

“Harapan kami, trase baru ini bisa memperkuat konektivitas dan menjadi solusi atas kepadatan di wilayah utara,” ujar Pramono.

Baca Juga:  Tak Bisa Lagi Layani Penerbangan, Status Internasional Bandara IMIP Dicabut

(AKM/NID/RAD)

Trending