Berita
Gerhana Matahari Cincin 17 Februari Bisa Dilihat di Mana? Ini Lokasinya!
Gerhana matahari cincin terjadi 17 Februari 2026. Simak jadwal, jalur cincin api, lokasi pengamatan, dan alasan tidak terlihat dari Indonesia.
MPN Indonesia 14 Februari 2026 - Gerhana matahari cincin akan terjadi pada Selasa, (17/2). Fenomena alam ini hanya dapat disaksikan secara langsung dari sejumlah wilayah di Antartika dan perairan Samudra Selatan.
Dikutip MPN Indonesia dari National Geographic Indonesia, fenomena ini akan dimulai pada pukul 09.56 UTC, mencapai puncaknya pada 12.12 UTC, dan berakhir pada 14.27 UTC.
Durasi keseluruhan berlangsung selama 271 menit, dengan puncak cincin api terjadi selama kurang lebih 2 menit 20 detik.
Puncaknya akan menunjukkan cakupan matahari oleh bulan hingga sekitar 96 persen.
Jalur Gerhana dan Lokasi Pengamatan Langsung
Gerhana matahari cincin terjadi ketika bulan berada di titik apogee, yaitu titik terjauh dari bumi, sehingga tidak dapat menutupi seluruh piringan matahari.
Akibatnya, bagian tepi matahari masih tampak sebagai lingkaran cahaya terang yang mengelilingi bulan, membentuk efek visual yang dikenal sebagai “cincin api”.
Jalur utama gerhana cincin melintasi bagian selatan bumi, terutama wilayah:
- Antartika
- Perairan Samudra Selatan
- Samudra Hindia
- Samudra Pasifik
- Samudra Atlantik
Beberapa lokasi yang akan menjadi titik pengamatan utama dari fenomena alam ini adalah stasiun-stasiun penelitian di Antartika, seperti:
- Stasiun Penelitian Concordia (kerja sama Prancis–Italia)
- Stasiun Mirny (Rusia)
- Stasiun McMurdo (Amerika Serikat), yang diperkirakan akan mengalami gerhana parsial dengan cakupan sekitar 86 persen
Sementara itu, beberapa lokasi lain yang akan menyaksikan gerhana secara parsial, antara lain:
- Ujung selatan Amerika Selatan
- Afrika bagian selatan
- Pulau Heard
- Pulau Réunion
- Mauritius
Waktu dan Durasi Gerhana
Gerhana matahari cincin ini berlangsung dalam tiga fase, dimulai secara parsial pada pukul 09.56 UTC, mencapai puncaknya pada 12.12 UTC, dan berakhir pada 14.27 UTC.
Total durasi peristiwa ini adalah 4 jam 31 menit (271 menit). Selama puncak gerhana, posisi matahari berada di konstelasi Aquarius.
Gerhana ini termasuk dalam siklus Saros 121, yaitu gerhana ke-61 dari total 71 dalam rangkaian tersebut. Magnitudo gerhana tercatat sebesar 0,9630.
Posisi matahari selama puncak fenomena alam ini akan berada relatif rendah di langit, antara 5 hingga 10 derajat di atas cakrawala, menciptakan tampilan visual yang kontras dan menonjol di wilayah lintang selatan.
Imbauan Keselamatan
Karena gerhana matahari cincin tidak sepenuhnya menutupi matahari, pengamatan langsung tanpa pelindung mata tetap berisiko tinggi.
Untuk itu, pengamat disarankan menggunakan kacamata khusus pengamatan matahari yang telah tersertifikasi, atau metode tidak langsung seperti proyektor lubang jarum.
Tidak Terlihat dari Indonesia
Fenomena alam gerhana matahari cincin ini tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia.
Hal ini disebabkan oleh posisi geografis Indonesia yang berada di luar jalur lintasan gerhana.
Ketika fase puncak terjadi, posisi matahari sudah berada di bawah cakrawala di sebagian besar wilayah Indonesia.
Meski gerhana matahari cincin ini tidak terlihat dari Tanah Air, Indonesia masih berpeluang menyaksikan fenomena alam gerhana bulan total yang diperkirakan terjadi pada Selasa, (3/3) tahun ini.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
