Connect with us

Berita

Gunung Marapi Erupsi Dua Kali dalam 10 Menit, Lontarkan Abu Vulkanik hingga 1.000 Meter

Gunung Marapi erupsi dua kali dalam 10 menit, abu vulkanik capai 1.000 meter, warga diminta waspada dan hindari radius 3 km kawah.

Logompn

Published

on

Gunung marapi erupsi dua kali dalam 10 menit, lontarkan abu vulkanik hingga 1.000 meter
Ilustrasi Gunung Mengalami Erupsi. Gambar : Ilustrasi by MPN Indonesia/Nida

MPN Indonesia 19 Mei 2025 - Gunung Marapi di Bukittinggi mengalami dua erupsi beruntun hanya dalam waktu 10 menit pada Sabtu pagi (17/5).

Letusan pertama terjadi pukul 09.47 WIB, memuntahkan abu vulkanik setinggi 1.000 meter di atas puncak gunung.

Letusan kedua menyusul pukul 09.54 WIB dengan kolom abu setinggi 600 meter.

Informasi tersebut disampaikan oleh Rifandi, petugas dari Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi, yang berlokasi di Bukittinggi.

“Terjadi erupsi Gunung Marapi pada hari Sabtu, 17 Mei 2025, pukul 09:47 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” ujar Rifandi kepada wartawan di Bukittinggi pada Sabtu (17/5).

Pada letusan kedua, abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke timur laut.

Data seismograf mencatat amplitudo maksimum 7,4 milimeter dengan durasi 75 detik. Aktivitas ini membuat status Gunung Marapi tetap di Level II (Waspada).

Peringatan dan Imbauan Keselamatan

PGA Marapi mengimbau masyarakat agar tidak mendekati radius 3 kilometer dari kawah.

Warga di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak gunung diminta waspada terhadap bahaya lahar, terutama jika turun hujan.

“Masyarakat juga disarankan memakai masker saat beraktivitas agar terhindar dari gangguan pernapasan akibat abu vulkanik,” kata Rifandi.

Partikel abu halus berpotensi menyebar ke permukiman dan mengganggu aktivitas penduduk di sekitar Bukittinggi.

Dampak Visual dan Aktivitas Seismik

Letusan pertama menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter, sementara letusan kedua lebih rendah, 600 meter, dengan warna abu kelabu tebal dan arah angin ke timur laut.

Baca Juga:  Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sampai Kapan? Ini Update Terbarunya

PGA Marapi memonitor aktivitas ini sebagai bagian dari pola vulkanik periodik dengan tekanan internal signifikan di dalam gunung.

Status Terkini dan Pemantauan Lanjutan

Hingga saat ini, Gunung Marapi masih berada pada status Level II (Waspada). PGA Marapi akan terus melakukan pemantauan dan memberikan update informasi secara berkala.

Pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan lembaga penanggulangan bencana, diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi menghadapi kemungkinan erupsi gunung berapi susulan.

Gunung Marapi kembali menjadi fokus utama mitigasi bencana alam di Bukittinggi dan sekitarnya, menegaskan pentingnya kesiapan masyarakat dan perangkat daerah dalam menghadapi potensi letusan yang bisa meningkat kapan saja.

(AKM/NID/RAD)

Trending