Connect with us

Berita

Kapolri Listyo Sigit Dapat Penghargaan dari Badan Siber

Penghargaan Adhi Bhakti Senapati diberikan kepada Kapolri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Polri di bidang keamanan siber.

Logompn

Published

on

Kapolri Listyo Sigit Dapat Penghargaan dari Badan Siber
Kapolri Listyo Sigit Dapat Penghargaan dari Badan Siber. Gambar: Dok. Polres Kulonprogo

MPN Indonesia 8 Mei 2026 - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam penganugerahan yang digelar di Kantor BSSN, Depok, Rabu (6/5).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Polri dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber, khususnya di bidang keamanan dan pertahanan.

Listyo Sigit menyatakan penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kapolri dan Badan Siber dan Sandi Negara dalam menghadapi tantangan keamanan siber.

“Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” kata Sigit dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia melalui laman Polres Kulonprogo pada Jumat (8/5).

Penganugerahan Adhi Bhakti Senapati

Pemberian tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati kepada Listyo Sigit Prabowo merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi Polri dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.

Tanda kehormatan itu disematkan langsung oleh Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, kepada Kapolri.

Dalam keterangannya, Sigit menekankan arahan Presiden mengenai pentingnya persatuan dan sinergi menjadi landasan dalam memperkuat kerja sama antarlembaga.

Kolaborasi antara Polri dan Badan Siber dan Sandi Negara dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah perkembangan ancaman digital yang semakin kompleks.

Ia menegaskan ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan ke depan sehingga membutuhkan langkah strategis yang terintegrasi.

“Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” ujarnya. 

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-79, KontraS Beri Catatan Merah untuk Polri: Hentikan Wacana Reformasi Parsial

Upaya tersebut meliputi peningkatan literasi digital masyarakat, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.

“Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” tambahnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending