Connect with us

Berita

Kura-Kura Aldabra jadi Koleksi Baru Kebun Raya Surabaya, Beratnya Capai 109 kg

Kebun Binatang Surabaya menambah koleksi baru berupa empat kura-kura Aldabra dari Jepang yang diperkenalkan saat HUT ke-110 KBS.

Logompn

Published

on

Kura Kura Aldabra jadi Koleksi Baru Kebun Raya Surabaya, Beratnya Capai 109 kg
Kura-Kura Aldabra jadi Koleksi Baru Kebun Raya Surabaya, Beratnya Capai 109 kg. Gambar: Instagram/@surabayazoo

Jawa Timur, MPN Indonesia 1 September 2026 - Kura-kura Aldabra menjadi koleksi satwa baru di Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan diperkenalkan kepada publik bertepatan dengan peringatan HUT ke-110 KBS pada Senin (31/8).

Empat ekor satwa yang didatangkan dari Jepang itu terdiri atas satu jantan dan tiga betina.

“Jadi kura-kura Aldabra ini yang terbesar kedua setelah Galapagos. Kebetulan di sini kura-kura ini adalah salah satu satwa yang bisa hidup lebih dari 100 tahun dan memiliki berat lebih dari 100 kilogram,” kata Direktur Operasional PDTS KBS, Nurika Widyasanti pada keterangan resmi.

Menurut Nurika Widyasanti, koleksi baru tersebut merupakan kali pertama dimiliki KBS sejak berdiri.

Kehadirannya menjadi tambahan koleksi satwa sekaligus sarana edukasi bagi pengunjung.

Kura-kura Aldabra Datang dari Jepang Melalui Kerja Sama Internasional

Pengadaan satwa ini menjadi langkah awal kerja sama antara KBS dan pihak Jepang.

“Kemudian akan menyusul satwa lainnya mulai monyet Jepang, jerapah sampai nantinya panda merah akan didatangkan dari Jepang,” ujar Nurika.

Ia menjelaskan, satwa tersebut tiba di Indonesia pada pertengahan Juli 2026.

Setelah menjalani karantina selama dua minggu, satwa kemudian dipindahkan ke Kebun Binatang Surabaya.

“Kura-kura Aldabra ini sebetulnya sudah hadir pertengahan Juli 2026 dengan proses karantina selama dua minggu. Baru kita bisa datangkan di Kebun Binatang Surabaya. Hari ini tepat ulang tahun kita kenalkan ke publik,” jelasnya.

Di KBS, satwa tersebut kembali menjalani proses habituasi sebelum akhirnya diperkenalkan kepada masyarakat bertepatan dengan peringatan hari jadi kebun binatang.

Rencana Pengembangbiakan di Kebun Binatang Surabaya

Setelah melengkapi koleksi satwa, Kebun Binatang Surabaya juga menyiapkan program pengembangbiakan secara terkontrol.

Baca Juga:  Pemilik Toko di Surabaya Curhat jadi Korban Pungli, Diminta Rp1 Juta untuk Acara HUT RI

Komposisi satu jantan dan tiga betina dipilih untuk meningkatkan peluang reproduksi.

“Memang kita rencanakan untuk melakukan pengembangbiakan. Sehingga pada saat mendatangkan tidak hanya sepasang, tapi kita meminta adanya satu ekor jantan dan tiga ekor betina untuk lebih meningkatkan potensi pengembangbiakan itu semakin berpotensi tinggi secara keberhasilannya,” ungkap Nurika.

Ia juga menjelaskan, satwa tersebut diperoleh melalui skema hibah dari Jepang.

Berbeda dengan kerja sama satwa komodo yang menggunakan mekanisme breeding loan, kura-kura Aldabra tersebut menjadi milik KBS.

“Kalau kami ini kan meminjamkan komodo, tetapi untuk jenis satwa yang dikerjasamakan dari Jepang ke kami, kami meminta itu adalah dalam hibah bentuk. Jadi menjadi milik KBS,” katanya.

Tentang Kura-Kura Aldabra

Empat kura-kura Aldabra yang menjadi koleksi baru memiliki karakteristik dengan ukuran 1 meter.

Usia jantan sekitar 40 tahun dengan berat 109 kilogram, sedangkan usia betina sekitar 25—30 tahun dengan rata-rata berat 80—90 kilogram.

Masing-masing satwa diberi nama Leonardo, Donatello, Raphael, dan Michelangelo yang terinspirasi dari karakter animasi Kura-Kura Ninja.

Selain salah satu jenis kura-kura terbesar di dunia setelah Galapagos, satwa yang berasal dari Kepulauan Aldabra, Seychelles, itu memiliki usia hidup yang dapat melampaui 100 tahun.

(AKM/NID/RAD)

Trending