Connect with us

Berita

Magang Nasional Batch 2 Resmi Ditutup, Ini Kata Menaker

Menaker Yassierli resmi menutup Program Magang Nasional Batch 2 di Ruang Tridarma Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (26/5).

Logompn

Published

on

Magang Nasional Batch 2 Resmi Ditutup, Ini Kata Menaker
Magang Nasional Batch 2 Resmi Ditutup, Ini Kata Menaker. Gambar: Dok. Kemnaker

MPN Indonesia 29 Mei 2026 - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi menutup Program Magang Nasional Batch 2 di Ruang Tridarma Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (26/5).

Penutupan Magang Nasional tersebut menjadi penanda selesainya rangkaian pelaksanaan batch kedua yang diikuti puluhan ribu peserta dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Yassierli menegaskan pentingnya penguatan kompetensi generasi muda agar lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja.

Yassierli menyampaikan bahwa magang nasional dirancang sebagai langkah strategis untuk menjembatani transisi lulusan baru ke dunia kerja.

“Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal sistem kerja di perusahaan sekaligus membangun kesiapan menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif,” ujar Yassierli dalam rilis resmi yang diterima MPN Indonesia.

Pelaksanaan Magang Nasional Batch 1 dan Batch 2 telah diikuti sekitar 76 ribu peserta.

Sebanyak 14 ribu peserta berasal dari batch pertama, sementara sekitar 62 ribu peserta lainnya mengikuti batch kedua.

Sediakan Sertifikasi Kompetensi

Yassierli menyampaikan bahwa Kemnaker juga menyediakan sertifikasi kompetensi secara opsional bagi peserta Magang Nasional.

Proses asesmen dilakukan secara luring di balai pelatihan karena pengujian kemampuan harus dilaksanakan secara langsung sesuai standar yang berlaku.

Menurutnya, sertifikasi tersebut dapat menjadi nilai tambah setelah peserta menyelesaikan masa magang.

“Pengalaman praktik dan sertifikasi kompetensi dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus memperbesar peluang memperoleh pekerjaan,” katanya.

Dengan adanya pengakuan kompetensi, lulusan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memasuki pasar kerja.

Hasil Evaluasi Magang Nasional Batch I

Hasil evaluasi batch pertama menunjukkan capaian positif. Sebanyak 85 persen peserta menyatakan puas dan sangat puas terhadap penyelenggaraan program.

Kemudian sekitar 14 persen menyatakan cukup puas, sedangkan tingkat ketidakpuasan tercatat sebesar 0,7 persen.

Baca Juga:  Wamenaker Immanuel Ebenezer Kena OTT KPK

Penilaian dari perusahaan mitra juga menunjukkan respons positif.

Dari sekitar 4 ribu perusahaan peserta batch pertama, sebanyak 81 persen menyatakan puas dan sangat puas terhadap pelaksanaan program magang.

Sementara itu, tingkat penilaian negatif hanya mencapai 0,4 persen.

Yassierli menilai hasil evaluasi tersebut mencerminkan manfaat program bagi peserta maupun dunia usaha.

Sekitar 35 persen peserta batch pertama memperoleh tawaran bekerja di tempat mereka menjalani praktik kerja.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa kegiatan magang dapat membuka akses lebih cepat bagi generasi muda untuk masuk ke dunia kerja,” ujar Yassierli.

Kuota Magang Nasional Ditambah

Melihat perkembangan tersebut, pemerintah menargetkan perluasan pelaksanaan Magang Nasional pada 2026.

Berdasarkan arahan Prabowo Subianto, jumlah peserta ditargetkan mencapai 150 ribu orang, meningkat dibanding target sebelumnya yang berada di angka 100 ribu peserta.

Untuk mencapai target tersebut, Kemnaker akan menyiapkan berbagai tahapan bersama perusahaan mitra, mulai dari pembukaan lowongan, verifikasi, hingga proses seleksi administrasi dan seleksi daring sesuai mekanisme masing-masing perusahaan.

Tahap pertama pelaksanaan tahun 2026 direncanakan dimulai pada Juli mendatang dengan target awal sekitar 50 ribu peserta.

Kemudian dilaksanakan secara bertahap hingga memenuhi target nasional yang telah ditetapkan.

“Kami mendorong para fresh graduate dan lulusan baru memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan memperluas akses kerja,” pungkas Yassierli.

(AKM/NID/RAD)

Trending