Connect with us

Berita

Pemkot Tangerang Lepas Keberangkatan 393 Jemaah Haji Kloter Pertama

Sebanyak 393 jemaah haji kloter pertama diberangkatkan dari Embarkasi Cipondoh, Tangerang dengan sistem baru yang lebih efisien dan dekat.

Logompn

Published

on

Pemkot Tangerang Lepas Keberangkatan 393 Jemaah Haji Kloter Pertama
Pemkot Tangerang Lepas Keberangkatan 393 Jemaah Haji Kloter Pertama. Gambar: Diskominfo Kota Tangerang

Banten, MPN Indonesia 22 April 2026 - Pemerintah Kota Tangerang melepas keberangkatan 393 jemaah haji kloter pertama dari Embarkasi Cipondoh pada awal operasional fasilitas tersebut untuk musim haji 2026.

Keberangkatan ini menjadi bagian dari total 9.192 jemaah haji Provinsi Banten yang akan diberangkatkan tahun ini.

Embarkasi Cipondoh mulai digunakan sebagai titik keberangkatan baru, menggantikan pola sebelumnya melalui Asrama Haji Pondok Gede dan transit ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sehingga proses keberangkatan dinilai lebih dekat dan tertata bagi jemaah asal Tangerang, Banten.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa pelepasan kloter pertama ini menjadi awal operasional embarkasi baru sekaligus momentum bagi pelayanan jemaah haji di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, malam ini kita melepas kloter pertama jemaah haji Kota Tangerang dari Embarkasi Cipondoh. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui laman Tangerang Kota pada Rabu (22/4).

Peningkatan Layanan

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa penggunaan Embarkasi Cipondoh merupakan upaya peningkatan layanan bagi jemaah haji, khususnya dari Kota Tangerang dan Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, pada tahun ini jemaah haji Kota Tangerang dan Provinsi Banten tidak lagi melalui Pondok Gede. Dengan adanya embarkasi di Cipondoh, proses keberangkatan menjadi lebih dekat dan lebih tertata,” ujarnya.

Penggunaan Embarkasi Cipondoh menjadi perubahan dalam sistem keberangkatan jemaah haji tahun 2026.

Sebelumnya, jemaah harus melalui Asrama Haji Pondok Gede sebelum menuju bandara, yang memerlukan waktu dan proses tambahan.

Dengan adanya fasilitas embarkasi di wilayah Tangerang, alur keberangkatan menjadi lebih efisien dan terpusat.

Dukungan Pemerintah

Pemerintah Kota Tangerang juga memberikan dukungan terhadap operasional embarkasi tersebut.

Baca Juga:  Orang Tua Murid Polisikan Wakepsek SMP di Tangerang atas Dugaan Pencabulan

Dukungan ini diwujudkan dalam bentuk hibah sekitar Rp1 miliar per tahun untuk menunjang akomodasi dan kelancaran proses keberangkatan jemaah haji.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Samsudin menjelaskan kondisi jemaah yang diberangkatkan pada kloter pertama.

“Sekitar 25 hingga 30 persen masuk kategori risiko tinggi, namun semuanya telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak berangkat. Jemaah haji termuda berusia 13 tahun, sedangkan yang tertua berusia 82 tahun,” ujarnya.

Dari total jemaah, sekitar 25 hingga 30 persen termasuk dalam kategori risiko tinggi.

Meski demikian, seluruh jemaah telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.

(AKM/NID/RAD)

Trending