Connect with us

Berita

Pemkot Tangsel akan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Stasiun Rawa Buntu

Pemkot Tangerang Selatan akan uji coba rekayasa lalu lintas di Stasiun Rawa Buntu untuk mengurangi kemacetan pada jam sibuk dan meningkatkan ketertiban.

Logompn

Published

on

Tangsel akan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan stasiun rawa buntu
Pemkot Tangsel akan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Stasiun Rawa Buntu. Gambar : Dok. Humas Pemerintah Kota Tangerang Selatan

Banten, MPN Indonesia 27 Juli 2025 - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Stasiun Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Banten.

Langkah ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi pada jam sibuk.

Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel menjadi koordinator utama dalam penataan jalur dan pengurangan titik kemacetan di kawasan tersebut.

Pada Kamis (24/7), Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, meninjau lokasi bersama Dishub dan perwakilan warga dari kawasan De Latinos.

“Dinas Perhubungan akan segera melakukan simulasi dan uji coba, agar ke depan lalu lintas depan stasiun tidak lagi macet dengan adanya angkutan umum dan kendaraan yang ngetem atau parkir sembarangan secara permanen,” ujar Pilar dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Pemkot Tangsel, Sabtu (26/7).

Fokus pada Jam Sibuk dan Titik Rawan

Rekayasa lalu lintas akan dilakukan khusus pada jam sibuk (peak hour).

Satu lajur di depan stasiun akan disterilkan agar tidak terjadi crossing kendaraan, parkir liar, atau pemberhentian sembarangan.

Jalur ini akan ditandai dengan cone dan barrier serta dijaga petugas di titik rawan.

Menurut Pilar, kemacetan terjadi akibat angkutan umum yang ngetem, kendaraan pribadi yang masuk ke area stasiun, serta kendaraan yang berhenti sembarangan.

“Kemacetan di stasiun ini semakin hari semakin padat, terutama di saat peak hour dengan adanya crossing akibat mobil yang ngetem dan parkir juga dengan kendaraan yang mau masuk stasiun, ada juga yang menurunkan penumpangnya. Nah, ini yang kita lakukan rekayasa supaya semuanya lancar,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkot Tangerang Uji Coba Teknologi Pengelolaan Sampah dari Korea Selatan

Penataan Jalur dan Integrasi Transportasi

Dishub Tangsel telah diminta membuat model rekayasa lalu lintas yang efektif dan efisien. Pilar menegaskan uji coba ini masih tahap evaluasi.

“Kita cek dulu ya, ini kan belum permanen, tapi kita cek efektivitasnya ya, trial and error. Kita coba dulu, nanti kalau misalkan ternyata ampuh, ya kita lanjutkan sambil kita mitigasi risiko yang lainnya seperti itu,” kata Pilar.

Pemkot Tangsel juga bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk mengatur titik naik-turun penumpang bagi angkot, taksi, dan ojek online.

Seluruh moda ini akan diarahkan ke area Mahata Rawa Buntu sebagai lokasi drop-off penumpang dalam sistem transit terintegrasi.

Kolaborasi dengan KAI dan Pengembangan TOD

Selain itu, Pemkot Tangsel tengah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait kebijakan tarif parkir khusus untuk kendaraan antar-jemput penumpang.

Penataan kawasan Stasiun Rawa Buntu ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan transit oriented development (TOD) di Tangerang Selatan.

Dengan rekayasa lalu lintas ini, Pemkot Tangsel berharap kemacetan di sekitar stasiun dapat diminimalkan dan tercipta lingkungan transportasi yang lebih tertib.

(AKM/NID/RAD)

Trending