Connect with us

Berita

Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari, BNN Temukan Apotek Khusus dan Aset Rp39,95 Miliar

BNN menggerebek Kampung Bahari petugas menemukan “Apotek” khusus dan mengamankan uang Rp1,277 miliar dan aset senilai Rp39,95 miliar.

Logompn

Published

on

Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari, BNN Temukan Apotek Khusus dan Aset Rp39,95 Miliar
Penggerebekan kampung bahari. Gambar: TikTok/@jakartautaraterkini

MPN Indonesia 14 Agustus 2026 - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Penggerebekan ini melibatkan buronan berinisial MR alias Bos Gendut.

Operasi pada Kamis (13/8) itu diawali dari penangkapan MR sehari sebelumnya dan berujung pada penemuan uang tunai Rp1,277 miliar serta aset senilai Rp39,95 miliar.

“Operasi terhadap gembong narkoba yang sudah kita tangkap tadi malam sekitar pukul 20.09 WIB, yang kita ikuti mulai dari Kampung Bahari, keluar menuju Mangga Besar,” kata Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, kepada awak media, pada Kamis (12/8).

Penggerebekan dilakukan setelah Badan Narkotika Nasional menangkap MR pada Rabu (12/8) sekitar pukul 20.09 WIB.

Penangkapan berlangsung setelah petugas melakukan pengintaian di sejumlah titik dan mengikuti pergerakan buronan dari Kampung Bahari menuju kawasan Mangga Besar.

Roy menjelaskan MR diduga berkaitan dengan perkara yang diungkap pada 7 November 2025 dalam perkara tersebut, MR diduga terlibat dalam kepemilikan 98 kilogram sabu.

Temuan ‘Apotek’ Khusus Narkoba

Pada Juli 2024 aparat menemukan sebuah bangunan bedeng yang disebut sebagai “apotek”.

Bangunan tersebut bukan fasilitas kesehatan, melainkan lokasi yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba.

Fasilitas yang ditemukan dalam bangunan tersebut, yakni kasur lipat, pendingin ruangan (AC), dan kamera CCTV.

“Modusnya ada yang dikirim, ada yang dari data, dari ini ada bong, indikasinya sepertinya digunakan di tempat kemudian paket kecil,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara saat itu, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan kepada awak media, Minggu (14/7/2024).

Penggerebekan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional pada Agustus 2026 masih berlanjut dalam tahap pengembangan penyidikan terhadap jaringan yang diduga berkaitan dengan MR.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Prostitusi Berkedok Warung Pecel Lele di Lampung

(AKM/NID/RAD)

Trending