Connect with us

Berita

Banjir dan Longsor Landa Sukabumi, 257 Warga Terdampak dan 1 Orang Dikabarkan Tewas

Banjir bandang dan tanah longsor melanda Kabupaten Sukabumi, merusak 61 rumah dan berdampak pada 257 warga.

Actress 1299250

Published

on

Banjir dan Longsor Landa Sukabumi, 257 Warga Terdampak dan 1 Orang Dikabarkan Tewas
Banjir dan Longsor Landa Sukabumi, 257 Warga Terdampak dan 1 Orang Dikabarkan Tewas. Gambar : Dok. BNPB

MPN Indonesia 6 Desember 2024 - Banjir bandang dan tanah longsor melanda Kabupaten Sukabumi, menyebabkan 257 warga terdampak dan satu orang meninggal dunia.

Informasi ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi pada Rabu (4/12).

Kepala Pelaksana BPBD Sukabumi, Deden Sumpena, menyatakan bahwa bencana ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur, rumah warga, serta meluas ke wilayah yang cukup signifikan.

Dampak Bencana di 22 Kecamatan

Sebanyak 37 titik bencana tercatat di 22 kecamatan. Jenis bencana yang terjadi meliputi banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan pergerakan tanah.

Kecamatan terdampak antara lain Nyaundung, Surade, Cisolok, Cidolog, Parakansalak, Ciemas, Sukaraja, Simpenan, hingga Pabuaran.

“Jumlah wilayah terdampak mencapai 22 kecamatan dengan total korban terdampak sebanyak 257 orang, termasuk 71 jiwa yang terdampak langsung,” ujar Deden.

Bencana alam ini juga menyebabkan kerusakan pada 61 rumah.

Rinciannya, 56 rumah mengalami kerusakan ringan, empat rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak berat.

Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, menjelaskan bahwa bencana ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sukabumi sejak Selasa (3/12).

Intensitas hujan yang tinggi selama dua hari berturut-turut memperburuk situasi, sehingga menyebabkan kerusakan di berbagai titik.

“Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi sejak Selasa (3/12) hingga Rabu (4/12) memicu bencana di sejumlah lokasi,” jelas Hadi.

Penanganan dan Mitigasi

BPBD Sukabumi terus berupaya menangani dampak bencana ini. Evakuasi korban serta pendataan di lokasi terdampak masih berlangsung.

Selain itu, pihak berwenang juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak seperti tempat pengungsian dan bantuan logistik untuk korban.

Baca Juga:  Viral! Penampakan Lautan Gelondongan Kayu di Pantai Parkit usai Banjir

Langkah-langkah ini dilakukan guna memastikan keselamatan warga terdampak secara langsung.

Trending