Connect with us

Berita

Jalur Akses Menuju Puncak 2 yang Amblas Ternyata Bukan Jalan Utama

Akses jalan proyek menuju Puncak 2 Hambalang ambles akibat hujan deras. BPBD Kabupaten Bogor pastikan jalur utama warga tetap aman dan tidak terganggu.

Pexels photo

Published

on

Jalur Akses Menuju Puncak 2 dari Hambalang yang Amblas Ternyata Bukan Jalan Utama
Jalur Akses Menuju Puncak 2 dari Hambalang yang Amblas Ternyata Bukan Jalan Utama. Gambar : Kolase Tangkapan Layar X/@RadioElshinta

MPN Indonesia 29 November 2024 - Akses jalan menuju Puncak 2 di kawasan perbukitan Hambalang terputus setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (27/11).

Peristiwa di daerah ini dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, yang mengonfirmasi bahwa jalan yang terdampak adalah jalur proyek, bukan jalan utama yang digunakan oleh masyarakat umum.

Hujan Deras Penyebab Jalan Amblas

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Dedi Sutisna, menyebut bahwa intensitas hujan yang tinggi dengan durasi panjang menjadi penyebab utama jalan tersebut amblas.

“Iya betul (akses jalan terputus). Betul dikarenakan hujan deras dengan durasi yang cukup lama,” ujar Dedi pada Kamis (28/11).

Namun, Dedi menegaskan bahwa jalan yang terdampak bukanlah jalan utama, melainkan jalan proyek yang masih dalam proses pengerjaan.

“Jalan itu bukan jalan utama, masih jalan proyek yang belum bisa dilalui untuk umum,” tambahnya.

Bukan Jalan Utama, Akses Warga Aman

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani.

Ia menjelaskan bahwa jalan proyek tersebut melintasi kompleks perumahan dan belum berfungsi sebagai jalur umum.

“Itu jalur yang melewati tengah-tengah kompleks, jadi belum dilalui oleh masyarakat umum, jalur tengah perumahan. Nantinya untuk akses jalur Puncak 2 ke depannya,” ujar Adam.

Lebih lanjut, Adam memastikan bahwa amblasnya jalan proyek ini tidak memengaruhi aksesibilitas masyarakat sekitar.

“Untuk aksesibilitas warga sih tidak terdampak. Iya betul, (karena) bukan (jalan utama),” jelasnya.

Peninjauan dan Perbaikan di Lokasi

BPBD Kabupaten Bogor telah meninjau lokasi kejadian untuk memastikan langkah-langkah penanganan dapat segera dilakukan.

Baca Juga:  Sama-sama Idap Masalah Mental, Pasutri di Bandung Berobat Bareng ke RS Jiwa

Peninjauan ini juga dihadiri oleh Bupati Bogor, yang turut memantau kondisi lapangan.

Menurut Adam, pihak pengembang proyek bertanggung jawab atas upaya perbaikan, termasuk pengerjaan beton jalan yang terdampak.

“Pak Bupati juga ke sini tadi, sudah (ditinjau juga). Jadi yang ngebeton jalan juga pengembang,” ujarnya.

Trending