Connect with us

Berita

Sebanyak 600 Personel TNI AL Bongkar Pagar Laut di Tangerang

600 personel TNI AL bersama masyarakat setempat membongkar pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang untuk memulihkan akses perairan yang tertutup.

Actress 1299250

Published

on

Sebanyak 600 Personel TNI AL Bongkar Pagar Laut di Tangerang
Sebanyak 600 Personel TNI AL Bongkar Pagar Laut di Tangerang. Gambar: Kompas/Achmad Nasrudin Yahya

MPN Indonesia 19 Januari 2025 - Sebanyak 600 personel TNI Angkatan Laut (AL) bersama masyarakat setempat membongkar pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang pada Sabtu (18/1).

Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memulihkan akses perairan yang sebelumnya tertutup pagar bambu.

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Tanjung Pasir, dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan Utama AL (Danlantamal) III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Harry Indarto.

“Pagi ini kami bersinergi bersama warga sekitar akan melaksanakan pembongkaran pagar laut yang selama ini mungkin sudah viral,” ujar Komandan Lantamal III Brigadir Jenderal Harry Indarto.

Proses Pembongkaran Pagar Laut

Puluhan kapal milik TNI AL dan nelayan turut terlibat dalam pembongkaran pagar laut.

Proses pembongkaran dilakukan dengan cara mengikat pagar bambu menggunakan tali, yang kemudian ditarik oleh kapal hingga roboh.

TNI AL memimpin koordinasi di lapangan untuk memastikan keselamatan dan efisiensi selama kegiatan berlangsung.

“Sebanyak 600 orang yang terdiri dari anggota TNI AL dan masyarakat sekitar terlibat dalam pembongkaran pagar laut ini,” ujar Brigjen Harry.

Ia juga menyatakan bahwa proses ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh pagar laut dapat dibongkar.

Latar Belakang dan Penyelidikan

Pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di pesisir Kabupaten Tangerang sebelumnya telah disegel oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Penyelidikan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan pagar tersebut sedang berlangsung.

Pemasangan pagar laut ini diduga berdampak signifikan pada aktivitas nelayan setempat, termasuk membatasi akses mereka ke perairan.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, Pung Nugroho Saksono, mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung upaya masyarakat untuk mencabut pagar laut.

Baca Juga:  Penjual Obat Keras di Tangerang Ditangkap, Polisi Sita Ratusan Butir

Ia menegaskan pentingnya langkah ini untuk memulihkan fungsi perairan sebagai sumber penghidupan bagi para nelayan.

Di sisi lain, Ombudsman Republik Indonesia juga sedang menyelidiki dugaan maladministrasi terkait pemasangan pagar laut tersebut.

Berdasarkan estimasi awal, kerugian ekonomi yang dialami nelayan akibat pembatasan akses ini diperkirakan mencapai Rp9 miliar.

Trending