Connect with us

Berita

Polisi Masih Pilih Opsi One Way untuk Atasi Kepadatan Arus Mudik Lebaran 2025

Korlantas Polri mengandalkan sistem one way dan contra flow dalam mengatasi kemacetan saat mudik Lebaran 2025.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 06t075446.406
Korlantas Polri berlakukan sistem one way saat mudik 2025 | Gambar : Dok. Korlantas Polri

MPN Indonesia 6 Maret 2025 - Korlantas Polri kembali mengandalkan sistem one way nasional dan contra flow situasional dalam mengatasi kemacetan saat mudik Lebaran 2025.

“Sistem one way nasional akan diterapkan untuk mengatasi lonjakan arus, dengan contra flow di beberapa titik untuk mengurangi bottle neck,” jelas Kakorlantas Polri Irjen Pol Suryonugroho dalam pernyataan resmi tertulisnya, Selasa (4/3).

Lakukan Evaluasi Operasi Ketupat 2024

Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Agus menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2024.

Salah satu perhatian utama adalah kecelakaan yang terjadi saat metode contraflow diberlakukan pada tahun sebelumnya.

“Kemarin rapat mengevaluasi, kami minta masukan strategi terbaik dalam rangka rekayasa operasi mudik. Contohnya ketika sudah terjadi contraflow dengan arus yang cukup padat, terjadi kecelakaan. Ini kita evaluasi,” ujar Agus saat diskusi bersama pakar transportasi di gedung Jasa Raharja, Jakarta Selatan, Selasa (4/3).

Contraflow bakal Dilakukan dengan Metode Baru

Sebagai upaya perbaikan, pelaksanaan contraflow tahun ini akan dilakukan dengan pendekatan baru.

Kendaraan pemudik akan dikawal oleh mobil polisi lalu lintas yang berada di barisan paling depan.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa jalur yang dibuka dalam skema contraflow tidak kosong, sehingga mengurangi risiko pengendara melaju dengan kecepatan tinggi yang dapat menyebabkan kecelakaan.

“Pada saat dobrak (contraflow dimulai) nanti akan dibuka, dan akan ada yang mengawal sehingga di depan jalannya tidak kosong. Karena kalau tidak dilakukan contraflow, tidak akan mampu mengurai kemacetan, bahkan terjadi ngunci (kepadataan lalu lintas),” jelasnya.

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Pemudik, KCIC Siapkan 808 Ribu Kursi Whoosh Selama Lebaran 2025

Selain itu, contraflow akan dilakukan lebih dari satu kali dengan pemasangan traffic cone yang lebih rapat guna meminimalkan potensi kecelakaan di jalur tersebut.

Perubahan Metode One Way

Selain contraflow, metode one way juga menjadi perhatian utama dalam rekayasa kebijakan lalu lintas saat mudik Lebaran 2025.

Irjen Agus mengungkapkan bahwa titik awal penerapan one way kemungkinan tidak lagi dimulai dari Km 70 Tol Cikampek Utama, sebagaimana tahun sebelumnya.

Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi terhadap arus kendaraan yang terjadi selama pelaksanaan one way di tahun sebelumnya.

“Kita tentunya melihat volume kendaraan, persentase kenaikannya berapa. Kalau one way, kami rencana pada saat clearance, clearance itu perlu dua jam. Clearance itu pada saat one way ke Jawa Tengah, jalur A kan itu ke Jawa Tengah, yang sebelah sini dikosongkan dan harus menunggu. Yang kemarin terjadi itu,” ujar Irjen Agus.

Menurutnya, proses pelepasan kendaraan dalam skema one way bisa dimulai lebih awal di titik-titik tertentu, seperti Pejagan atau Brebes.

Dengan demikian, kendaraan yang datang dari Jawa Barat tidak harus menunggu pelepasan dari Km 70 Tol Cikampek Utama, yang sebelumnya menjadi titik awal pelaksanaan one way.

“Kemarin menunggu start-nya dari Km 70, padahal di Pejagan yang dari Jawa Barat itu sudah bisa dialirkan. Nanti di Brebes juga sudah bisa, sehingga tidak mesti harus di Km 70 melepasnya,” tambahnya.

Durasi One Way

Selain titik awal one way, Korlantas Polri juga tengah mengkaji kemungkinan memperpanjang durasi penerapan skema tersebut.

Agus menjelaskan bahwa skenario one way bisa diberlakukan lebih dari satu hari berturut-turut, tergantung pada volume kendaraan yang terpantau.

“Kalau one way diatur per jam itu bisa jadi masalah. Saya menyarankan nanti kalau harus dua hari, dua hari berturut-turut, kalau tiga hari, tiga hari berturut-turut. Tergantung nanti traffic counting yang ada di (Tol) Cikatama berapa,” ungkapnya.

Baca Juga:  10 Rekomendasi Hampers Lebaran yang Menarik tapi Gak Bikin Kantong Kering!

 (AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending