Berita
Prabowo Perintahkan 80% Kuota Beasiswa LPDP Dialokasikan ke Bidang STEM
Presiden Prabowo Subianto mengarahkan 80 persen kuota beasiswa LPDP dialokasikan ke bidang STEM guna memperkuat sains dan teknologi nasional.
MPN Indonesia 16 Januari 2026 - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan agar 80 persen kuota beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dialokasikan untuk bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Arahan tersebut disampaikan pada pertemuan dengan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (15/1).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan langkah untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen,” ujar Prasetyo kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan pada Kamis (15/1).
Prabowo juga telah memberikan arahan langsung terkait kebijakan ini kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.
Fokus utama kebijakan pemerintah ini adalah memperluas jangkauan beasiswa dan memperbesar jumlah penerima, terutama di bidang STEM.
Pemerintah Prioritaskan Pendidikan dan Penelitian
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh guru besar, rektor, dan dekan dari berbagai perguruan tinggi, serta sejumlah pejabat tinggi negara.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie menyebut momen ini sebagai langkah penting dalam sejarah pendidikan Indonesia, seraya menegaskan bahwa Prabowo menunjukkan kepedulian tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Stella menyatakan bahwa anggaran untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di bawah kepemimpinan Prabowo mengalami peningkatan signifikan.
Selain itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengungkapkan bahwa anggaran riset nasional naik sebesar 50 persen.
Arif pun menjelaskan bahwa dana riset Indonesia saat ini baru sekitar 0,3 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB).
Kuota Beasiswa dan Sasaran Penerima
Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa selain fokus pada STEM, pemerintah juga tengah menghitung ulang dan memformulasikan kebijakan agar jumlah penerima beasiswa LPDP bisa terus ditingkatkan.
Ia menyebutkan bahwa dari total 9,9 juta mahasiswa di Indonesia, baru sekitar 1,1 juta yang telah menerima beasiswa dari berbagai skema, salah satunya Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
“Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami, terutama Mendiktisainstek dan kami sebagai Mensesneg untuk mencoba menghitung ulang, memformulasikan ulang bagaimana memperbesar, memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa,” jelasnya.
Peningkatan alokasi beasiswa LPDP untuk bidang STEM ini sejalan dengan kebijakan pendidikan dan kebijakan pemerintah secara umum dalam memajukan penguasaan ilmu dan teknologi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
