Connect with us

Berita

Selama Ramadan, Masjid Istiqlal bakal Sediakan 4 Ribu Boks Makanan untuk Berbuka dan Sahur

Imam Besar Istiqlal Nasaruddin Umar umumkan sejumlah program yang akan dilaksanakan selama Ramadan 1446 H.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 X 849 Px) Mpn 2025 03 01t084648.382
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (Tengah) | Gambar: Kemenag

MPN Indonesia 1 Maret 2025 - Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga menjabat sebagai Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengumumkan sejumlah program yang akan dilaksanakan selama Ramadan 1446 Hijriah.

Ia menyampaikan bahwa Masjid Istiqlal akan mengadakan berbagai kegiatan keislaman, termasuk kajian dan program sosial.

“Masjid Istiqlal memiliki program jangka panjang dan jangka pendek, seperti kajian keislaman untuk pencerahan dan kerukunan umat berbangsa dan bernegara,” ujar Nasaruddin Umar saat Konfrensi Pers di Istiqlal, dikutip MPN Indonesia dari website resmi Kemenag, Sabtu (1/3).

Ingin jadi Role Model Pelaksanaan Program Ramadan

Masjid Istiqlal berupaya menjadi contoh bagi masjid lain dalam pelaksanaan program sosial Ramadan.

Setiap hari, masjid ini akan menyediakan 4.000 boks makanan untuk berbuka puasa dan sahur bagi para jemaah.

Dengan jumlah jemaah yang diperkirakan mencapai ribuan setiap harinya, Masjid Istiqlal berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik selama Ramadan.

“Menyambut bulan Ramadhan ini Masjid Istiqlal juga bisa menjadi contoh bagi masjid lainnya. Setiap hari kita menyediakan 4.000 boks makan buka puasa dan sahur. Ini kita siapkan dengan baik,” ujar Nasaruddin.

Gelar Program Kampung Ramadan

Selain penyediaan makanan, Masjid Istiqlal juga menggelar program Kampung Ramadan Internasional.

Program ini mencakup berbagai kegiatan, termasuk tadarusan yang diadakan setiap hari.

Pada 10 hari terakhir Ramadan, masjid akan beroperasi selama 24 jam untuk berbagai kegiatan ibadah.

“Ramadan di Indonesia ini luar biasa. Toleransi di sini cukup tinggi, bahkan banyak umat non-Muslim yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Ramadan,” ungkap Nasaruddin Umar.

Baca Juga:  15 Ide Menu Buka Puasa yang Praktis dan Sederhana, Dijamin Enak!

Sediakan 40 Kamar Gratis bagi Musafir

Di samping itu, Masjid Istiqlal juga menyediakan fasilitas hotel gratis dengan 40 kamar bagi para musafir dan tamu.

Fasilitas ini dilengkapi dengan sarapan gratis, sehingga pengunjung yang datang ke masjid bisa mendapatkan layanan yang nyaman.

Berangkatkan Ulama ke AS untuk Perdalam Keilmuan

Pada kesempatan yang sama, pria kelahiran 23 Juni 1959 ini juga mengumumkan bahwa Masjid Istiqlal telah memberangkatkan kader ulama ke Amerika Serikat untuk mengikuti program pendidikan selama enam bulan.

Program ini bertujuan memperdalam metodologi keilmuan serta penguatan pemahaman antaragama.

“Pendidikan kader ulama ini bekerja sama dengan LPDP. Mereka tidak hanya mahir berbahasa Arab, tetapi juga bahasa Inggris. Di Al Azhar University dan Amerika Serikat, mereka akan memperdalam bahasa Arab dan Inggris agar nantinya bisa memimpin umat di Indonesia,” jelasnya.

Sediakan Kursus Bahasa Gratis

Selain itu, Masjid Istiqlal juga menawarkan kursus bahasa secara gratis, termasuk bahasa China, Inggris, dan Arab.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan keislaman serta membangun komunikasi antarbudaya.

Selain kegiatan keagamaan dan pendidikan, Masjid Istiqlal juga berperan sebagai pusat pengembangan ekonomi masyarakat.

Selama Ramadan, masjid ini menyelenggarakan pasar intelektual, yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk berbagi wawasan dan ide.

“Masjid Istiqlal sedang merintis basis ekonomi masjid. Kami ingin menjadikan masjid sebagai pusat pengembangan ekonomi masyarakat,” ungkap Nasaruddin Umar.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending