Connect with us

Berita

Soal Pembubaran Kegiatan Pelajar Kristen di Sukabumi, GAMKI: Negara Harus Objektif Menyikapi Intoleransi

GAMKI Jawa Barat angkat bicara soal kasus pembubaran kegiatan pelajar kristen di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (27/6).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 01t165417.309
Soal Pembubaran Kegiatan Pelajar Kristen di Sukabumi, GAMKI: Negara Harus Objektif Menyikapi Intoleransi | Gambar: Ig/@sukabumi_satu

Jawa Barat, MPN Indonesia 1 Juli 2025 - Kegiatan retret pelajar Kristen di Kampung Tangkil RT 04/01, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, dibubarkan secara paksa oleh sekelompok warga pada Jumat (27/6).

Insiden terjadi saat sekelompok pelajar Kristen sedang mengikuti kegiatan retret keagamaan. Tiba-tiba, ratusan warga mendatangi lokasi dan memaksa kegiatan tersebut dihentikan.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @sukabumisatu, massa tampak menurunkan kayu yang diduga simbol salib, serta merusak fasilitas rumah seperti kaca, meja, kursi, hingga pagar.

GAMKI Minta Upaya Hukum Ditegakkan

Menanggapi insiden tersebut, DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jawa Barat menyatakan bahwa tindakan pembubaran disertai perusakan telah memenuhi unsur pidana.

“Berdasarkan video yang telah viral di media sosial maka sudah layak kasus ini dinaikkan ke tingkat penyidikan,” kata perwakilan DPD GAMKI Jawa Barat saat dihubungi MPN Indonesia pada Selasa (1/7).

“Setidak-tidaknya perusakan barang yang telah terbukti dilakukan oleh oknum yang diduga merupakan beberapa orang warga desa,” imbuhnya.

Menurut GAMKI, perusakan dilakukan secara sadar dengan menggunakan simbol keagamaan, yakni salib, sebagai alat untuk menghancurkan properti.

“Oknum yang diduga beberapa orang warga tersebut secara nyata dalam video yang beredar telah menggunakan simbol dari agama kristen yaitu salib untuk melakukan perusakan gedung/bangunan tempat retreat tersebut,” beber GAMKI.

Kerusakan juga meliputi kendaraan pribadi peserta dan fasilitas rumah, yang diperparah dengan bentuk intimidasi terhadap pelajar yang menjadi peserta retret.

“Peserta dikepung, dilempari batu, dan saat proses evakuasi, warga melempari mobil peserta retreat hingga baret,” tambahnya.

GAMKI: Negara Harus Objektif

GAMKI Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum agar para pelaku intoleransi mendapat efek jera.

Baca Juga:  CFD Depok 4 Mei 2025, Ini Jalan yang Terkena Pengalihan Arus Lalu Lintas

Koordinasi juga telah dilakukan dengan Satuan Reskrim Polres Kabupaten Sukabumi guna memastikan langkah hukum berjalan sesuai prosedur.

Lebih dari itu, GAMKI menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah.

Mereka menekankan bahwa negara harus hadir untuk menjamin kebebasan beribadah setiap warga negara tanpa diskriminasi.

“Negara harus objektif dalam menyikapi kasus kasus intoleransi. Negara harus bisa memfasilitasi upaya upaya hukum jika terjadi kasus intoleransi,” ucapnya.

Menurut mereka, pendekatan hukum yang adil dan kebijakan yang berbasis hak konstitusional adalah kunci untuk mencegah kasus-kasus serupa terulang.

“Maka negara harus bisa tetapkan aturan baru berbasis hak konstitusional, bukan persetujuan mayoritas lalu Perkuat peran negara sebagai pelindung hak warga — bukan tunduk pada tekanan intoleransi,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal9 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga29 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional38 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending