Connect with us

Berita

Viral! Jemaat Gereja Tesalonika Dibubarkan dan Diolok Warga di Tangerang

Insiden pembubaran ibadah jemaat Gereja Tesalonika di Kampung Melayu Timur viral di media sosial.

Adinda

Published

on

Viral! Jemaat Gereja Tesalonika Dibubarkan dan Diolok Warga di Tangerang
Pembubaran jemaat gereja Tesalonika. Gambar : instagram/@fakta.indo

MPN Indonesia 24 Juli 2024 - Terjadi insiden pembubaran ibadah jemaat Gereja Tesalonika di Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa, (23/7) ini viral di media sosial, memicu reaksi yang luas dari masyarakat.

Jemaat Gereja Tesalonika yang sedang melakukan ibadah di rumah pribadi tiba-tiba didatangi oleh sekelompok warga setempat.

Tidak hanya membubarkan kegiatan ibadah, warga juga mengolok jemaat dalam video yang kini ramai diperbincangkan.

Pembubaran Ibadah di Rumah Pribadi

Kejadian ini berawal ketika sekelompok orang dengan pakaian khas, seperti baju koko dan kopiah, mendatangi rumah tempat jemaat Gereja Tesalonika mengadakan ibadah.

Dalam video yang beredar di akun Instagram @unexplnd, terlihat bagaimana warga menegur jemaat dan mendesak agar kegiatan ibadah segera dihentikan.

Salah satu warga dengan nada tinggi menegaskan bahwa kegiatan ibadah tersebut dianggap tidak pantas dilakukan di lingkungan yang mayoritas beragama Islam.

“Mengadakannya (ibadah), mengadakannya ya di (permukiman) mayoritas agama Islam!” teriak seorang warga dengan nada penuh emosi.

Pernyataan tersebut diikuti oleh sorakan dan teriakan takbir dari warga lainnya yang berkumpul di tempat kejadian.

Situasi semakin tegang ketika perwakilan jemaat Gereja Tesalonika mencoba menjelaskan alasan mereka melaksanakan ibadah di rumah pribadi.

Mereka menjelaskan bahwa gereja yang sebelumnya mereka gunakan, yaitu di Komplek Puri Naga Indah, sudah tidak bisa dipakai lagi karena masa kontraknya telah habis.

Dengan kondisi tersebut, mereka terpaksa melaksanakan ibadah di rumah.

Penjelasan Jemaat Tidak Menyurutkan Ketegangan

Meskipun perwakilan jemaat telah memberikan penjelasan mengenai alasan pelaksanaan ibadah di rumah, seorang pria yang mengenakan baju koko dan kopiah putih kembali menegur jemaat dengan menyarankan agar mereka mencari gereja lain untuk beribadah.

Baca Juga:  Tindak Vandalisme, Pemkot Tangerang Cat Ulang Kolong Tol Cipondoh

“Kenapa abang nggak berdoa di Puri (gereja) aja di sana, jelas?” ujarnya dengan nada mengejek, yang kemudian disambut tawa oleh warga yang hadir.

Tidak berhenti di situ, seorang warga lain menambah olokan dengan mempertanyakan alasan jemaat harus beribadah di tempat kontrakan.

“Kalo kamu berdoa di sana ngontrak, kok berdoa ngontrak sih?” tanyanya dengan nada merendahkan.

Rekaman Video Viral dan Reaksi Masyarakat

Video berdurasi kurang dari satu menit ini dengan cepat menyebar di media sosial, terutama setelah diunggah oleh akun Instagram @unexplnd.

Admin akun tersebut menyampaikan keprihatinan mereka terhadap insiden tersebut.

“Kejadian memprihatinkan terjadi di Tangerang, Banten yang memperlihatkan warga muslim melarang jemaat dari Gereja Tesalonika yang berada di Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluk Naga untuk beribadah,” tulis admin dalam postingan mereka.

Tak hanya itu, berbagai komentar dari pengguna media sosial pun mulai bermunculan.

Beberapa pengguna media sosial menyampaikan permintaan maaf atas perlakuan yang diterima oleh jemaat Gereja Tesalonika dan menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan ajaran Islam yang sebenarnya.

Insiden ini menyoroti pentingnya keadilan sosial dan kesetaraan hak di masyarakat. Setiap individu berhak menjalankan ibadah sesuai keyakinannya tanpa menghadapi diskriminasi atau penindasan.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending