Connect with us

Berita

Update Korban Gempa NTT: 70 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Luka-Luka

Basarnas mencatat 202 korban gempa NTT, terdiri dari 70 meninggal dan 132 luka. BNPB juga melaporkan 2.119 gempa susulan.

Logompn

Published

on

Update Korban Gempa NTT 70 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Luka Luka
Konferensi pers update penanganan pasca gempa NTT. Gambar: YouTube/BNPB Indonesia

Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 19 Agustus 2026 - Basarnas memperbarui data korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8). Hingga hari ketiga penanganan, tercatat 202 korban, terdiri dari 70 orang meninggal dunia dan 132 orang luka-luka.

Operasi kini difokuskan pada penyisiran lokasi terdampak serta penguatan layanan kesehatan di wilayah yang sulit dijangkau.

“Operasi yang kita laksanakan hanya tinggal penyisiran karena berdasarkan laporan atau masukan data dari para korban tidak ada lagi saudara-saudara mereka, tetangga, rekan yang tercatat masih dalam pencarian,” ujar Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (18/8).

“Sampai dengan hari ketiga kemarin, pukul 23.30 WIB, telah kami kompulir, total korban adalah 202 orang, meninggal dunia 70 orang dan luka-luka 132 orang,” ujar Yudhi.

Basarnas menyampaikan data tersebut berdasarkan laporan tim SAR hingga Senin (17/8) pukul 23.30 WIB dari total korban luka, sebanyak 40 orang mengalami luka berat dan 92 orang mengalami luka ringan.

Data Kementerian Kesehatan

BNPB menyampaikan terdapat perbedaan jumlah korban luka dibandingkan data Basarnas. Perbedaan tersebut berasal dari metode pendataan yang digunakan masing-masing instansi.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan data Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 1.182 korban luka. Angka tersebut merupakan jumlah warga yang mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.

“Jumlah korban luka-luka berdasarkan data Kementerian Kesehatan adalah 1.182 orang. Namun, perbedaan data tak perlu dipermasalahkan karena memang dasar perhitungannya yang berbeda,” ujar Berton.

Ia menjelaskan Basarnas menghitung korban luka berdasarkan temuan di lapangan. Sementara itu, data Kementerian Kesehatan berasal dari jumlah pasien yang ditangani di fasilitas kesehatan.

Baca Juga:  Kemenhut Selidiki Sumber Gelondongan Kayu yang Terseret Banjir di Sumut

“Akan ada sedikit perbedaan data luka-luka, dan ini tidak menjadi polemik,” katanya.

Selain melakukan penyisiran, tim SAR juga memperkuat dukungan layanan kesehatan. Bantuan difokuskan pada wilayah yang terdampak dan memiliki akses yang sulit dijangkau.

“Hari ini kami turut membantu perkuatan tim kesehatan sesuai arahan Bapak Menkes, khususnya di daerah terdampak cukup besar dan sulit dijangkau, seperti di Lamba Leda,” ujar Yudhi.

Gempa Susulan Capai 2.119 Kali

BNPB melaporkan aktivitas gempa susulan masih berlangsung hingga Selasa (18/8). Berdasarkan pemantauan pukul 16.00 WIB, tercatat 2.119 gempa susulan sejak guncangan utama terjadi.

“Per hari ini, 18 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB, kondisi gempa terkini, jumlah gempa susulan sebanyak 2.119 kali. Magnitudo terbesar adalah 6,2 dan terkecil 1,3. (Magnitudo) di atas 5 ada 24 kali, sedangkan gempa susulan yang dirasakan sebanyak 70 kali,” ujar Berton.

Ia mengatakan pola peluruhan aktivitas seismik belum terlihat secara jelas. Kondisi tersebut diperkirakan baru akan stabil dalam dua hingga tiga pekan mendatang.

“Aktivitas gempa masih fluktuatif dan pola peluruhan belum terlihat jelas, diperkirakan kondisi ini akan stabil dalam 2-3 minggu ke depan,” tambahnya.

BNPB juga melaporkan jumlah pengungsi mencapai 40.040 jiwa. Data tersebut merupakan jumlah warga yang berada di lokasi pengungsian akibat dampak bencana alam.

Rincian pengungsi yang dilaporkan BNPB sebagai berikut:

  • Manggarai Timur: sekitar 15.465 jiwa
  • Manggarai: 6.847 jiwa
  • Nagekeo: 6.221 jiwa
  • Sikka: 5.681 jiwa
  • Ende: 3.666 jiwa
  • Ngada: 1.920 jiwa
  • Manggarai Barat: 600 jiwa

BNPB juga mencatat sebaran korban meninggal dunia berdasarkan wilayah, yaitu:

  • Kabupaten Manggarai: 27 jiwa
  • Kabupaten Manggarai Timur: 25 jiwa
  • Kabupaten Nagekeo: 8 jiwa
  • Kabupaten Sikka: 4 jiwa
  • Kabupaten Ngada: 2 jiwa
  • Kabupaten Manggarai Barat: 2 jiwa
  • Kabupaten Ende: 2 jiwa
Baca Juga:  Viral! Anggota Brimob Temukan Jenazah Ibunya Sendiri di Reruntuhan Longsor Sibolga

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) pukul 04.58.24 WIB.

Berdasarkan pemutakhiran informasi, pusat gempa berada di laut sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita9 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga24 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita43 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita50 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Trending