Berita
Usai Diguncang Gempa M7,6, Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi
Gunung Dukono meletus setelah gempa M7,6. Status berada pada Level II, warga diminta waspada.
Maluku Utara, MPN Indonesia 4 April 2026 - Gunung Dukono di Kawah Malupang Warirang, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, erupsi pada Jumat (3/4) pukul 17.28 WIT usai diguncang gempa M 7,6 pada Kamis (2/4).
Erupsi gunung berapi ini menghasilkan kolom abu dengan intensitas tebal yang teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak atau setara ±5.087 meter di atas permukaan laut, bergerak condong ke arah barat laut.
Letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 95,41 detik.
Erupsi sore ini tercatat lebih besar dibanding erupsi pagi pukul 11.06 WIT yang kolom abunya mencapai 1.500 meter di atas puncak.
Aktivitas Gunung Dukono masih sangat aktif dan berpotensi menimbulkan letusan susulan.
Kronologi Erupsi
Pengamatan erupsi disampaikan Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Bambang Sugiono.
“Erupsi tadi sekitar pukul 17.28 WIT dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 4.000 meter di atas puncak,” ujar Bambang dalam keterangannya.
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak mengikuti arah angin ke barat laut.
Selain erupsi sore, tercatat pula erupsi pada pagi hari pukul 11.06 WIT dengan kolom abu sekitar 1.500 meter di atas puncak.
Seismograf merekam letusan sore hari dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 95,41 detik.
Pengamatan visual melaporkan kolom abu tebal, sementara catatan ketinggian abu tercatat sekitar 4.000 meter di atas puncak atau ±5.087 meter di atas permukaan laut.
Status Gunung dan Imbauan Keselamatan
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, M. Saum Amin menyatakan Gunung Dukono saat ini berada pada Status Level II (Waspada).
“Saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II Waspada dengan rekomendasi, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati kawah pada radius 4 km,” ujar Saum.
Petugas juga mengimbau warga menyiapkan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan saat dibutuhkan guna menghindari abu vulkanik pada sistem pernapasan.
Sebaran abu bergantung pada arah dan kecepatan angin, sehingga pengamatan terhadap kondisi Gunung Dukono terus dilakukan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
