Connect with us

Viral

Karhutla Kalsel Kepung RSJ Sambang Lihum, 167 Pasien Langsung Dievakuasi

Kebakaran hutan mengepung RSJ Sambang Lihum di Kalimantan Selatan dan memaksa 167 pasien dievakuasi akibat asap pekat dan kebakaran gambut.

Logompn

Published

on

Karhutla Kalsel Kepung RSJ Sambang Lihum, 167 Pasien Langsung Dievakuasi
Karhutla Kalsel Kepung RSJ Sambang Lihum, 167 Pasien Langsung Dievakuasi. Gambar: Threads/@keslingsrjsambanglihum

Kalimantan Selatan, MPN Indonesia 24 September 2026 - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengepung RSJ Sambang Lihum di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Peristiwa terjadi sejak pekan lalu hingga memaksa 167 pasien dievakuasi ke ruangan yang lebih aman.

Kebakaran terjadi di lahan gambut sekitar rumah sakit dan menyebabkan kabut asap pekat memasuki kawasan pelayanan kesehatan.

Evakuasi dilakukan untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap pasien dan menjaga pelayanan rumah sakit tetap berjalan.

“Sejak pekan lalu kebakaran merambah areal rumah sakit dan semakin parah, sehingga pasien harus kita evakuasi ke ruang-ruang yang masih aman,” ujar Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandhy Noora, pada keterangannya.

Kawasan rumah sakit memiliki luas sekitar 20 hektare.

Berdasarkan total tersebut, sekitar 14 hektare merupakan lahan yang belum dimanfaatkan dan didominasi semak belukar serta hutan galam.

Sebagian besar area tersebut berada di lahan gambut yang terbakar sehingga api terus membara di bawah permukaan sehingga menyulitkan proses pemadaman.

Sejumlah Pasien Alami ISPA Akut

Selain ancaman api, kabut asap turut memengaruhi kondisi kesehatan pasien dan karyawan rumah sakit.

Sejumlah pasien serta petugas dilaporkan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Kondisi udara sangat buruk, masker pun tak cukup sehingga banyak yang terserang ISPA. Meski demikian, pelayanan rumah sakit terus berjalan dengan menyesuaikan kondisi kebakaran dan kabut asap,” kata Yuddy.

Sebagai langkah penanganan, pihak RSJ Sambang Lihum berencana membersihkan area yang dipenuhi semak belukar dan hutan galam.

Satgas Karhutla Kalimantan Selatan juga dikerahkan untuk menangani titik api di sekitar kawasan rumah sakit yang berbatasan dengan Hutan Lindung Liang Anggang.

Baca Juga:  Rumah Makan di Bumi Indah Pasar Kemis Ludes Dilahap si Jago Merah Pagi Ini

Sebaran Asap Meluas ke Sejumlah Wilayah

Kebakaran hutan masih berlangsung di sejumlah titik sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah berada di sepanjang Jalan Gubernur Soebarjo, termasuk kawasan sekitar rumah sakit.

Kabut asap dari lokasi kebakaran menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Banjar.

Sekitar kawasan rumah sakit terdapat berbagai fasilitas publik, seperti pondok pesantren, SMA Banua dengan sistem asrama, permukiman penduduk, serta pusat kegiatan usaha masyarakat.

Upaya Pemadaman Terus Dilakukan

Polda Kalimantan Selatan berupaya melokalisasi api yang mendekati rumah sakit di Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, pada Rabu (23/9) malam.

“Kami mengurung area kebakaran agar api tidak menjalar hingga mendekati rumah sakit,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Upaya pemadaman diperkuat menggunakan cairan surfaktan Pyrox Presisi.

Cairan tersebut digunakan dengan metode suntik gambut untuk membasahi lapisan tanah.

Dengan begitu, kedalaman dua meter setelah dicampurkan dengan air dari kolam bioflok di sekitar lokasi.

“Ada lima kolam bioflok disiapkan sebagai sumber air mendukung proses pemadaman,” katanya.

Selain itu, petugas memanfaatkan drone thermal untuk memetakan sumber titik api dan mendeteksi suhu bara di bawah permukaan tanah.

(AKM/NID/RAD)

Trending