Connect with us

Viral

Momen Menegangkan! Penambang Pasir Terjebak Banjir Lahar Semeru di Tengah Sungai

Banjir lahar Semeru menerjang Sungai Regoyo Lumajang, seorang penambang pasir terjebak.

Logompn

Published

on

Momen menegangkan! penambang pasir terjebak banjir lahar semeru di tengah sungai
Penambang Pasir Terjebak Banjir Lahar Semeru di Tengah Sungai. Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@meowmeow060873

Jawa Timur, MPN Indonesia 22 Desember 2025 - Banjir lahar Semeru menerjang aliran Sungai Regoyo di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (21/12).

Dalam kejadian ini, seorang penambang pasir yang diketahui bernama Mail dan satu unit truk dilaporkan terjebak di tengah derasnya aliran banjir.

Peristiwa ini terjadi akibat hujan yang mengguyur wilayah Gunung Semeru sehingga memicu aliran lahar dingin dari puncak gunung.

Mail, warga Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, diketahui terjebak di tengah sungai saat berusaha menepi setelah menerima informasi mengenai datangnya banjir.

Ia bertahan di balik batu di tengah sungai hingga arus surut dan berhasil selamat.

“Yang terjebak tadi Pak Mail, orang (Dusun) Randuan, orangnya selamat langsung pulang,” ujar Afan, warga setempat, dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com, Senin (22/12).

Sementara itu, Kepala BPBD Lumajang Isnugroho mengimbau warga tetap waspada terhadap banjir lahar Semeru.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada saat terjadi banjir lahar Gunung Semeru,” ujarnya.

Dampak dan Kronologi Banjir Lahar Semeru

Menurut laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, banjir lahar mulai terekam pada pukul 13.00 WIB dengan amplitudo maksimal 45 milimeter.

Banjir membawa material vulkanik berupa pasir dan batu dalam jumlah besar dari lereng Gunung Semeru.

Truk penambang pasir yang tertimbun material lahar berada di aliran Sungai Regoyo, tepat di wilayah Desa Sumberwuluh.

Truk itu terjebak karena tidak sempat menyingkir sebelum banjir datang.

“Sebuah truk terjebak material banjir lahar hingga roda kendaraan tertimbun material banjir lahar,” ujar Suud, warga sekitar.

Akses Jalan Terganggu

Banjir lahar juga menimbulkan gangguan akses warga. Jalan menuju tiga dusun di Desa Gondoruso dan Kecamatan Tempursari dilaporkan terputus karena Jembatan Limpas tertutup material banjir.

Baca Juga:  Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya jadi Tersangka Dugaan Korupsi Uang Pakan Rp10,2 M

Warga harus menunggu hingga arus surut untuk bisa melintasi jembatan tersebut.

Banjir ini merupakan dampak lanjutan dari aktivitas vulkanik dan erupsi gunung berapi Semeru yang masih terus berlangsung di wilayah Lumajang, Jawa Timur.

(AKM/NID/RAD)

Trending