Connect with us

Viral

Supervisor Hyundai Minta Maaf usai Viral Kasus Ioniq 5 Milik Influencer Aa Juju

Sales Supervisor Hyundai Gowa Fatmawati minta maaf kepada Aa Juju setelah video perdebatan soal Ioniq 5 viral di media sosial.

Logompn

Published

on

Supervisor Hyundai Minta Maaf usai Viral Kasus Ioniq 5 Milik Influencer Aa Juju
Supervisor Hyundai Minta Maaf usai Viral Kasus Ioniq 5 Milik Influencer Aa Juju. Gambar: Kolase Instagram/@hyundaifatmawati.widay/@makanlurr

MPN Indonesia 21 Agustus 2026 - Sales Supervisor Hyundai Gowa Fatmawati, Widay, menyampaikan permintaan maaf setelah video perdebatan dengan influencer Aa Juju terkait Ioniq 5 viral di media sosial.

Permintaan maaf disampaikan melalui akun Instagram @hyundaifatmawati.widay.

Widay mengakui sikap pelayanannya tidak sesuai standar, meminta maaf kepada Aa Juju, Hyundai Motor Indonesia, PT Gowa Modern Motor, serta pihak yang terdampak.

Ia juga menyatakan siap menerima konsekuensi dari perusahaan.

“Saya Widay atas nama pribadi berniat ingin meminta maaf kepada Kakak Juju atas sikap pelayanan saya yang tidak baik dan tidak semestinya,” kata Widay, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (21/8).

Widay Juga Minta Maaf ke Hyundai

Selain meminta maaf kepada Aa Juju, Widay juga menyampaikan permohonan maaf kepada Hyundai Motor Indonesia, PT Gowa Modern Motor, dan seluruh pihak yang merasa dirugikan akibat beredarnya video tersebut.

“Saya juga meminta maaf sebesar-besarnya kepada Hyundai Motor Indonesia, PT Gowa Modern Motor, serta pihak-pihak yang dirugikan atas beredarnya video ini,” ujar Widay.

Widay menyatakan dirinya merupakan atasan dari tenaga penjual yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Karena itu, ia mengaku siap bertanggung jawab atas dampak yang timbul.

“Saya siap bertanggung jawab penuh atas konsekuensi dari video yang sudah beredar dan siap menerima keputusan perusahaan atas sikap saya yang tidak sesuai dengan standar pelayanan,” sambungnya.

Komitmen Memperbaiki Layanan

Setelah video tersebut menjadi perhatian publik, Widay kembali menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi pembelajaran untuk memperbaiki kualitas pelayanannya kepada seluruh pelanggan, khususnya konsumen Hyundai Gowa Fatmawati.

Baca Juga:  Sebut Pelayanan Lambat, Pegawai BPJS Kesehatan Diduga Pakai Asuransi Swasta

“Melalui kejadian ini saya menjadikan pelajaran ke depannya untuk memperbaiki kualitas layanan saya terhadap konsumen terlebih khusus kepada konsumen Hyundai Gowa Fatmawati. Kiranya melalui video ini permohonan maaf saya bisa diterima, terima kasih,” kata Widay.

Kronologi Kasus

Kasus bermula setelah Aa Juju membagikan pengalaman saat menggunakan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang dibelinya secara tunai.

Menurutnya, kendaraan tersebut mengalami beberapa kendala meski belum lama digunakan.

Beberapa masalah yang disampaikan meliputi:

  • Mobil tidak dapat melakukan fast charging sebagaimana mestinya.
  • Aki kendaraan disebut melemah setelah mobil diparkir paralel dalam waktu lama.
  • Mobil sempat mendadak mati.

Setelah mengalami berbagai kendala tersebut, Aa Juju berulang kali menghubungi tenaga penjual untuk meminta penjelasan.

Namun, ia menilai respons yang diterima tidak memuaskan dan beberapa pertanyaannya tidak memperoleh tanggapan.

Persoalan lain muncul terkait informasi mengenai parkir paralel.

Menurut Aa Juju, tenaga penjual sebelumnya menyampaikan kendaraan aman diparkir paralel dalam waktu lama.

Namun, saat berkonsultasi dengan mekanik, ia memperoleh penjelasan berbeda yang tidak menganjurkan kebiasaan tersebut.

Perbedaan informasi itu kemudian mendorong Aa Juju mendatangi dealer Hyundai Gowa Fatmawati untuk meminta klarifikasi secara langsung.

Aa Juju Debat dengan Sales Supervisor

Pertemuan di dealer tidak berakhir dengan penyelesaian. Aa Juju dan sales supervisor justru terlibat perdebatan yang kemudian direkam dan beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, supervisor sales dinilai tidak dapat menjelaskan secara rinci mengenai fitur maupun penanganan masalah pada mobil listrik tersebut.

Video perdebatan itu kemudian viral dan memicu berbagai tanggapan warganet terkait pelayanan dealer.

(AKM/NID/RAD)

Trending