Berita
Tak Terima Ibunya Viral, Anak Guru Marah-marah Minta Bukti atas Kasus Siswa Belajar di Lantai
Anak guru yang hukum siswanya untuk belajar di lantai selama 3 hari tak terima ibunya jadi sorotan negatif. Ia marah-marah di depan orang tua korban.
MPN Indonesia 13 Januari 2025 - Kasus seorang siswa SD yang dihukum belajar di lantai karena menunggak SPP selama tiga bulan menuai beragam tanggapan dari netizen.
Insiden ini terjadi di sebuah sekolah swasta di Kota Medan, melibatkan seorang guru wali kelas dan siswa berinisial IM.
Kasus ini viral setelah orang tua siswa, Kamelia, mengungkap perlakuan yang diterima anaknya melalui media sosial.
Guru Diduga Memberikan Hukuman karena Tunggakan SPP
Kejadian ini bermula ketika IM, siswa kelas 4, dihukum belajar di lantai karena menunggak pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama tiga bulan.
Kamelia, ibu IM, merasa keberatan dengan perlakuan tersebut.
Ia mengaku bahwa guru wali kelas sempat menantangnya untuk memviralkan kejadian tersebut.
Peristiwa ini menarik perhatian publik dan akhirnya dimediasi oleh pihak sekolah, yayasan, serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumatra Utara pada Sabtu (11/1).
Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
Namun, Kamelia tetap berencana memindahkan anaknya ke sekolah lain karena IM mengalami trauma akibat perlakuan tersebut.
Anak Guru Meminta Bukti
Di tengah polemik, muncul konflik baru yang melibatkan anak dari guru yang diduga memberikan hukuman.
Anak guru tersebut tidak terima ibunya menjadi sorotan negatif.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial pada Minggu (12/1), anak guru itu terlihat mendatangi Kamelia untuk meminta bukti dan penjelasan mengenai kejadian tersebut.
Dalam video tersebut, perempuan yang mengenakan baju hijau dan hijab coklat itu tampak emosi dan menuding Kamelia hanya berbicara tanpa bukti.
“Maaf, saya tidak terima. Silakan jelaskan, ibu ini hanya cuap-cuap,” tegasnya yang tak terima.
Cekcok antara keduanya berlangsung cukup panas hingga akhirnya dilerai oleh beberapa pihak, termasuk polisi yang berada di lokasi.
Bukti Pesan Suara Diajukan oleh Orang Tua Siswa
Menanggapi tuduhan dari anak guru tersebut, Kamelia menyatakan bahwa ia memiliki bukti berupa pesan suara.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa Kamelia telah berupaya meminta keringanan waktu pembayaran SPP sejak Selasa sebelumnya.
Namun, bukti ini tampaknya belum cukup meredakan ketegangan yang terjadi.
Kondisi Siswa Setelah Hukuman
Hukuman yang diberikan kepada IM disebut berlangsung selama tiga hari.
IM mengaku enggan kembali ke sekolah karena merasa malu setelah dihukum belajar di lantai dan disoraki oleh teman-temannya.
Kamelia baru mengetahui alasan anaknya tidak mau sekolah setelah IM menceritakan kejadian tersebut.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
