Connect with us

Viral

Viral di Medsos! Wedding Organizer Tipu Ratusan Calon Pengantin, Korban Bayar Rp82 Juta Tapi Katering Tak Datang

Ratusan pasangan menjadi korban penipuan WO Ayu Puspita. Katering tidak hadir saat resepsi, kerugian capai puluhan miliar, dan kasus kini ditangani polisi.

Logompn

Published

on

Viral di medsos! wedding organizer tipu ratusan calon pengantin, korban bayar rp82 juta tapi katering tak datang
Ilustrasi Pernikahan. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 8 Desember 2025 - Puluhan pasangan pengantin menjadi korban penipuan wedding organizer (WO) yang dijalankan Ayu Puspita.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (6/12) di beberapa lokasi resepsi pernikahan di Jakarta, ketika layanan katering yang dijanjikan tidak hadir meskipun pembayaran telah dilunasi.

Salah satu korban bernama Ari (bukan nama sebenarnya) mengaku telah membayar Rp82 juta kepada WO Ayu Puspita untuk resepsi di Gedung Pelindo, Jakarta Utara.

Namun, tidak ada makanan yang disediakan untuk tamu undangan.

Video penangkapan Ayu Puspita kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman yang diunggah di Instagram @jabodetabek24info, masyarakat terlihat mengerubungi Ayu saat ia hendak masuk ke kantor Polda Metro Jaya pada Minggu (7/12).

Dikutip MPN Indonesia dalam video itu terdengar seseorang berteriak, “Di sini ada delapan orang yang kena tipu.”

Ayu tampak mengenakan kerudung hitam dan kemeja garis-garis biru putih.

Ia mengakui dalam video bahwa dirinya tidak menggunakan vendor katering eksternal karena memiliki perlengkapan sendiri dan hanya membayar tenaga kerja.

“Karena saya punya barang sendiri seperti untuk dekor saya jadi tidak pakai vendor, saya hanya bayar pekerjanya saja,” ujar Ayu.

Ia mengaku berencana menjual barang-barang yang dimilikinya untuk mengganti kerugian.

“Kalau untuk uang saya untuk mengumpulkan dananya lagi ke depannya saya melakukan penjualan-penjualan jadi saya tidak pakai vendor mas jadi seperti itu,” ungkapnya.

Modus dan Jumlah Korban Penipuan WO Ayu Puspita

Penipuan oleh WO Madelief Wedding milik Ayu Puspita disebut menggunakan skema ponzi.

Berdasarkan unggahan akun @kripikpedaaas di platform Thread pada Minggu (7/12), tercatat sekitar 600 korban dengan total kerugian mencapai puluhan miliar rupiah.

Baca Juga:  Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat: Dua Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Dalam unggahan tersebut disebutkan, “Korban dari Madelief Wedding sebanyak ini total kurang lebih 600 orang, kerugian puluhan M.”

Kasus ini juga banyak disamakan dengan First Travel oleh warganet.

Akun @mamykefa menyebut, “Kasus wedding service ini mirip First Travel, pakai uang customer untuk nutup biaya customer lain dan aura gaya hidup hedonnya juga kuat banget. Kalau gagal umroh mungkin nggak seberapa malu, tapi katering nggak datang sementara tamu undangan udah pada hadir di acara malu banget woi!”

Ayu diduga menggunakan dana dari calon pengantin baru untuk membiayai acara pengantin sebelumnya.

Ketika dana tidak mencukupi, layanan termasuk katering tidak disediakan.

Ari mengaku mengetahui Madelief Wedding dari sebuah pameran pernikahan.

Setelah kasus ini terungkap, sejumlah korban menggerebek kediaman Ayu di Jakarta Timur. Saat ini, Ayu telah dibawa ke Polres Jakarta Utara.

Kronologi Kejadian di Hari Resepsi

Ari menceritakan bahwa pada hari resepsi Sabtu (6/12), para tamu pulang lebih awal karena tidak ada jamuan makanan.

“Saya korban yang sudah menikah di hari kemarin 6 Desember 2025,” jelasnya.

Meskipun telah membayar lunas sekitar Rp82 juta, katering yang dijanjikan tidak hadir.

“Sudah lunas sekitar Rp82 juta plus-plus,” ucapnya.

Kejadian serupa dialami sepupu korban lain bernama Akmal.

Menurut keterangan anggota keluarga bernama Nana, acara resepsi sudah dimulai tetapi tidak ada katering sama sekali.

“Acara sudah mulai katering nggak ada sama sekali,” tuturnya.

Keluarga mencoba menghubungi pihak katering, namun tidak mendapat lokasi jelas karena saat diminta sherlok, pihak katering tidak memberikannya.

Keluarga akhirnya memesan makanan melalui layanan ojek online untuk menjamu tamu undangan.

“Keluarga akhirnya inisiatif Go Food dadakan apa pun sebisanya. Jadi datang makanan kebab, pizza begitu. Tetapi nggak cukup tamunya cukup banyak,” kata Nana.

Baca Juga:  PT Pertamina Minta Maaf Atas Viralnya Video Kerusakan Mobil yang Diduga Akibat Pertamax

Suasana di lokasi acara menjadi haru. Kedua mempelai menangis, sementara keluarga mengalami syok.

“Pakdeku orang tua mempelai pria sudah lemas sesak dada. Orang tua mempelai wanita turun panggung duluan sebelum acara selesai,” pungkas Nana.

(AKM/NID/RAD)

Trending