Internasional
7 Insinyur di India Dipecat usai Bikin Tikungan Flyover 90 Derajat
Flyover di Bhopal, India, menuai kontroversi karena tikungan 90 derajat. Tujuh insinyur dipecat dan penyelidikan terus berlanjut.
MPN Indonesia 6 Juli 2025 - Sebuah proyek flyover di Bhopal, India, menjadi perbincangan publik setelah foto-fotonya dengan desain tikungan hampir 90 derajat viral di media sosial pada Selasa (1/7).
Flyover ini dibangun dalam proyek Rail Over Bridge (ROB) dengan anggaran sekitar 200 juta rupee (sekitar USD 2,3 juta) dan dirancang untuk menghubungkan Mahamai Ka Bagh, Pushpa Nagar, dan area stasiun menuju New Bhopal.
Namun, desain ekstrem tersebut justru menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan pengguna jalan dan menuai kritik luas dari masyarakat.
Pemerintah Tindak Tegas, 7 Insinyur Dipecat
Menanggapi viralnya kasus ini, Pemerintah Madhya Pradesh segera mengambil tindakan tegas.
Kepala Menteri Mohan Yadav memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap proyek tersebut.
“Tujuh insinyur, termasuk dua kepala insinyur, telah diskors dengan segera. Penyidikan internal juga akan dilakukan terhadap seorang mantan sub-insinyur. Baik agensi konstruksi maupun konsultan desain telah masuk daftar hitam karena mengajukan desain ROB yang cacat,” ujar Yadav dalam keterangannya, seperti dikutip MPN Indonesia dari laman odditycentral.com, Sabtu (5/7).
Tindakan ini merupakan upaya untuk memastikan pertanggungjawaban para pihak yang terlibat dalam kesalahan perencanaan infrastruktur tersebut.
Alasan Desain Ekstrem: Keterbatasan Lahan
Salah satu insinyur proyek, VD Verma, menyatakan bahwa tikungan tajam terpaksa dibangun karena kondisi lapangan.
“Kami tidak punya pilihan lain selain membangun tikungan 90 derajat tersebut karena keterbatasan lahan dan adanya stasiun metro di dekatnya,” jelas Verma.
Meski begitu, otoritas setempat kini mempertimbangkan pembelian lahan tambahan untuk memperbaiki desain flyover agar lebih aman bagi pengguna jalan.
Proyek ROB dan Sorotan Keamanan Infrastruktur
Proyek flyover sepanjang 648 meter ini awalnya dirancang untuk mengurangi kemacetan dan mempercepat perjalanan sekitar 300 ribu penduduk Bhopal.
Namun, tikungan ekstrem yang dibangun malah menimbulkan kecemasan soal keselamatan.
Pemerintah negara bagian tak hanya memberhentikan para insinyur, tetapi juga mencoret konsultan desain dan firma arsitektur dari daftar penyedia jasa.
Tujuannya agar kesalahan serupa tidak terulang dalam proyek-proyek publik mendatang.
Penyelidikan internal terhadap proyek ini masih berlanjut, dan proses perencanaan ulang sedang dikaji.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
