Internasional
Trump Ancam Tangkap Calon Wali Kota New York Zohran Mamdani
Donald Trump mengancam akan menangkap Zohran Mamdani, calon Wali Kota New York dari Partai Demokrat.
MPN Indonesia 5 Juli 2025 - Donald Trump mengancam akan menangkap calon Wali Kota New York dari Partai Demokrat, Zohran Mamdani, meski Mamdani tidak melanggar hukum.
Pernyataan ini memicu respons tegas dari Mamdani dan sejumlah pejabat di New York.
Presiden Donald Trump mengeluarkan ancaman pada Selasa (1/7) untuk menangkap Zohran Mamdani jika terpilih sebagai Wali Kota New York.
Trump pun tidak mau membantu aparat federal dalam penegakan hukum imigrasi.
“Baiklah, kami harus menangkapnya,” ujar Donald Trump kepada wartawan, dikutip MPN Indonesia melalui laman Usatoday, Sabtu (5/7).
Trump juga menyebut banyak orang mengatakan dia ada di sini secara ilegal, meskipun tuduhan tersebut tidak benar.
Mamdani adalah warga negara Amerika Serikat yang sah, lahir di Uganda dan pindah ke Amerika Serikat bersama orang tuanya pada usia tujuh tahun.
Ia merupakan anak dari sutradara film Mira Nair dan profesor Universitas Columbia Mahmood Mamdani.
Zohran Mamdani Angkat Bicara
Mamdani merespons ancaman Trump melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa kebijakan tidak bekerja sama dengan petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) tidak melanggar hukum federal.
Mamdani menyebut ancaman Trump sebagai upaya intimidasi.
“Pernyataan Trump bukan hanya serangan terhadap demokrasi kita, tetapi juga pesan kepada setiap warga New York yang menolak untuk bersembunyi: jika Anda bersuara, mereka akan memburu Anda,” tulis Mamdani, dikutip MPN Indonesia melalui unggahannya di Instagram @zohrankmamdani, Sabtu (5/7).
Berbagai Hinaan terhadap Zohran Mamdani
Sejumlah anggota Partai Republik dan kelompok konservatif menunjukkan reaksi bernada xenofobia terhadap kemenangan Mamdani sebagai calon Wali Kota New York.
Salah satunya, Rep. Andy Ogles dari Tennessee, menyerukan agar kewarganegaraan Mamdani dicabut dan Mamdani dideportasi.
Ogles bahkan menyebut Mamdani dengan istilah ofensif “little muhammad” yang merujuk pada agama Islam yang dianut Mamdani.
Sebelumnya, Trump pernah memprioritaskan keamanan perbatasan selama masa jabatannya, termasuk mengerahkan Garda Nasional untuk membantu ICE dalam penggerebekan imigrasi di Los Angeles setelah terjadi demonstrasi yang berujung kekerasan.
Trump kembali melancarkan serangan terhadap Mamdani dalam acara Sunday Morning Futures di Fox News pada Senin (30/6), dengan menyebut Mamdani sebagai komunis” dan orang kiri radikal.
Namun, Mamdani dikenal sebagai seorang demokrat sosialis yang berusaha mereformasi kapitalisme melalui proses demokrasi, bukan seorang komunis yang menolak sistem kapitalisme sepenuhnya.
Dukungan Trump kepada Eric Adams
Dalam serangan terhadap Mamdani, Trump menyatakan dukungannya kepada Eric Adams, Wali Kota New York saat ini yang maju sebagai calon independen setelah mundur dari Partai Demokrat akibat skandal korupsi.
“Saya membantunya sedikit. Dia punya masalah,” jelas Trump.
Adams sebelumnya didakwa oleh jaksa federal di Manhattan dalam kasus korupsi sebelum Departemen Kehakiman di bawah pemerintahan Trump membatalkan dakwaan tersebut.
Beberapa pejabat Departemen Kehakiman mundur sebagai bentuk protes atas keputusan untuk menghentikan kasus Adams, yang dinilai mengganggu prioritas pemerintah kota terkait kebijakan imigrasi.
Adams membantah terlibat dalam negosiasi dengan pemerintah federal dan menolak tuduhan bahwa ia melakukan kesalahan.
Trump secara keliru mengklaim bahwa dakwaan terhadap Adams diajukan sehari setelah Adams memberikan komentar tentang lonjakan imigran di New York City.
Adams sendiri belum memberikan pernyataan terkait klaim tersebut.
“Itu dakwaan dari Biden. Saya bilang, ‘Jangan merasa sedih, saya sudah didakwa lima kali,'” sambung Trump.
Dalam pemilihan Wali Kota New York yang akan digelar pada November mendatang, Adams, yang dikenal sebagai Demokrat moderat, akan bersaing dengan Curtis Sliwa dari Partai Republik, Zohran Mamdani dari Partai Demokrat, dan Andrew Cuomo yang tengah mempertimbangkan untuk maju sebagai calon independen.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
