Internasional
Arab Saudi bakal Bangun Bandara di Makkah
Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi rencana pembangunan bandara dan sistem metro di Kota Makkah.
MPN Indonesia 2 April 2026 - Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi rencana pembangunan bandara dan sistem metro di Kota Makkah.
Proyek strategis ini telah mendapatkan persetujuan investasi untuk dikembangkan dengan standar internasional.
Hal tersebut disampaikan oleh CEO Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci, Saleh Al-Rasheed.
Pengembangan bandara Makkah ditujukan untuk melayani jutaan pengunjung yang datang setiap tahun ke Tanah Suci.
Dikutip MPN Indonesia dari Saudi Gazette, Al-Rasheed mengatakan bahwa persetujuan telah diperoleh untuk arah investasi strategis dan ekonomi guna mengembangkan Bandara Makkah dengan standar internasional.
Proyek ini akan dikerjakan melalui kemitraan dengan sektor swasta untuk menciptakan model investasi berkelanjutan tanpa mengganggu kelayakan bandara di kota sekitar.
Selain bandara, studi kelayakan dan desain awal proyek sistem Metro Makkah juga telah rampung.
Proyek ini dirancang sebagai tulang punggung transportasi modern kota guna meningkatkan mobilitas masyarakat dan jemaah secara cepat dan aman.
Penguatan Layanan Transportasi
Pengembangan infrastruktur di Makkah tidak hanya mencakup bandara dan metro.
Komisi juga memfokuskan peningkatan transportasi umum lain seperti bus, taksi, dan transportasi terpadu.
Jaringan bus saat ini mengoperasikan 400 unit di 12 rute dengan cakupan 430 halte serta empat stasiun utama di pusat kota.
“Sejak operasional dimulai pada Februari 2022, pengguna layanan telah melampaui 185 juta penumpang, dengan lebih dari 3,8 juta perjalanan yang telah diselesaikan,” ungkap Al-Rasheed.
Peluncuran layanan Makkah Taxi menandai langkah modernisasi lainnya.
Armada taksi ini dilengkapi dengan sistem pelacakan, pembayaran elektronik, dan model kendaraan listrik maupun hibrida.
Di tingkat jalan raya, sebagian besar pembangunan jalan lingkar pertama, kedua, dan ketiga telah selesai dan terhubung ke rute utama menuju Masjidil Haram.
Ini termasuk Jalan Raja Abdulaziz dan Jalan Ibrahim Al-Khalil, serta sejumlah pintu masuk kota yang telah ditingkatkan.
Tingkatkan Fasilitas Pelayanan Haji
Sebagai bagian dari pelayanan ibadah, proyek pembangunan juga mencakup fasilitas di sekitar Masjidil Haram.
Telah dibangun 60 gedung perawatan dan 32 eskalator listrik untuk mendukung efisiensi operasional selama musim haji.
Di Arafat, dilakukan peningkatan delapan lokasi seluas sekitar 190.000 meter persegi, tenda dua lantai seluas lebih dari 33.000 meter persegi, pembangunan 10 menara hunian dengan kapasitas 27.000 jemaah dan rumah sakit darurat berkapasitas 200 tempat tidur di Mina.
Program Smart Makkah turut diluncurkan untuk mendukung pengelolaan keramaian di kawasan Masjidil Haram.
Teknologi kecerdasan buatan digunakan untuk memantau dan memprediksi arus jemaah, terutama di Jembatan Jamarat dan zona pusat.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
