Connect with us

Internasional

China Wajibkan Pelajaran AI untuk Siswa SD dan SMP Mulai Musim Gugur

China wajibkan pelajaran AI di seluruh sekolah Beijing mulai musim gugur, dorong inovasi dan keterampilan teknologi sejak pendidikan dasar hingga menengah.

Logompn

Published

on

China wajibkan pelajaran ai untuk siswa sd dan smp mulai musim gugur
Ilustrasi Anak Sekolah Sedang Belajar Kurikulum Kecerdasan Buatan (AI) di dalam Kelas. Gambar : Ilustrasi by MPN Indonesia/Nida

MPN Indonesia 23 Mei 2025 - Pemerintah China akan mewajibkan pelajaran kecerdasan buatan (AI) di sekolah dasar dan sekolah menengah di Beijing mulai semester musim gugur mendatang.

Kebijakan ini tertuang dalam rencana kerja yang diterbitkan oleh Komisi Pendidikan Kota Beijing, dan akan berlaku untuk seluruh sekolah di ibu kota.

Setiap sekolah wajib menyediakan minimal delapan jam pelajaran AI per tahun ajaran.

Mata pelajaran ini dapat diajarkan secara mandiri atau terintegrasi dalam pelajaran lain seperti teknologi informasi.

Kurikulum Bertahap Sesuai Jenjang Pendidikan

Dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Xinhua News, materi pengajaran AI akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

Di tingkat sekolah dasar, siswa akan diperkenalkan pada konsep dasar melalui pembelajaran berbasis pengalaman.

Di jenjang sekolah menengah pertama, fokus beralih ke penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan di sekolah menengah atas, pembelajaran akan lebih menekankan pada praktik dan pengembangan keterampilan aplikasi.

Implementasi dari Strategi Nasional Pendidikan AI

Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional yang diumumkan Kementerian Pendidikan China pada Desember 2024.

Pemerintah mendorong kolaborasi antara industri, akademisi, dan lembaga penelitian untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sejalan dengan perkembangan industri AI.

Kebijakan ini muncul seiring pesatnya pertumbuhan sektor AI di China.

Di awal 2025, perusahaan rintisan DeepSeek menjadi sorotan global setelah meluncurkan chatbot AI sumber terbuka yang populer.

Hal ini mencerminkan peran aktif China dalam pengembangan teknologi AI, yang kini didukung sejak level pendidikan dasar.

Baca Juga:  QRIS Indonesia-China Diuji Coba, UMKM hingga Wisata jadi Sasaran Utama

Fokus pada Pembangunan Talenta dan Inovasi Sejak Dini

Dengan memperkenalkan AI sejak dini, China ingin membentuk generasi yang tidak hanya paham konsep, tetapi juga memiliki keterampilan menerapkan AI secara langsung.

Di tingkat menengah atas, siswa akan diberikan proyek-proyek praktis untuk mengasah kemampuan inovasi.

AI Jadi Prioritas Utama dalam Sistem Pendidikan

Penerapan AI dalam pendidikan telah menjadi prioritas dalam kebijakan nasional China.

Pendekatan bertahap dari pengenalan hingga praktik dirancang untuk menciptakan siswa yang tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta inovasi.

Langkah ini memperkuat komitmen pemerintah dalam integrasi teknologi ke dalam sistem pendidikan.

Dengan dukungan kurikulum dan kebijakan nasional, pelajaran AI kini telah masuk tahap implementasi konkret, menjadikan sekolah sebagai fondasi penting pengembangan ekosistem teknologi nasional.

(ADN/NID/RAD)

Trending