Connect with us

Internasional

Dua Staf Kedutaan Israel Tewas Ditembak di Depan Museum Yahudi Washington DC

Dua staf Kedubes Israel tewas dalam penembakan di Washington DC. Pelaku berteriak “Free Palestine”.

Logompn

Published

on

Dua staf kedutaan israel tewas ditembak di depan museum yahudi washington dc
Staf keduataan Israel ditembak di depan Museum Yahudi Washington DC. Gambar: Dok. Al Jazeera

MPN Indonesia 23 Mei 2025 - Dua staf Kedutaan Besar Israel tewas ditembak di depan museum Yahudi di Washington DC pada malam Rabu (21/5).

Insiden ini pun tengah diselidiki oleh FBI terkait potensi kejahatan kebencian atau terorisme.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai Elias Rodriguez (30) meneriakkan “free Palestine” saat diamankan oleh polisi.

Peristiwa ini terjadi saat kedua korban, Yaron Lischinsky dan Sarah Lynn Milgrim, meninggalkan acara jejaring sosial yang diselenggarakan oleh American Jewish Committee di Capital Jewish Museum sekitar pukul 21.08 waktu setempat.

Kedua korban, yang juga merupakan pasangan, dikonfirmasi oleh pihak kedutaan sedang berada dalam proses untuk menuju ke jenjang pernikahan.

Yaron Lischinsky disebut baru saja membeli cincin tunangan dan merencanakan lamaran terhadap Milgrim minggu depan di Yerusalem.

“Mereka adalah pasangan yang serasi,” ujar Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, dikutip MPN Indonesia dari BBC.

Setelah melepaskan tembakan ke arah kelompok yang terdiri dari empat orang, pelaku memasuki museum dan sempat diberi air oleh saksi yang mengira dia membutuhkan bantuan.

“Kami mendengar suara tembakan lalu ada seorang pria masuk… kami pikir dia butuh bantuan,” kata saksi mata Katie Kalisher kepada BBC.

Beberapa saat kemudian, rekaman menunjukkan pelaku berteriak “free, free Palestine” saat diamankan oleh polisi.

Respons Pejabat dan Pemerintah

Kepala Kepolisian Metropolitan, Pamela Smith, menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki catatan interaksi sebelumnya dengan Elias Rodriguez, yang diketahui berasal dari Chicago dan bekerja di American Osteopathic Information Association sejak 2024.

Pemerintah Israel mengecam keras insiden ini, dan Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar menyebutkan penembakan tersebut sebagai dampak dari serangan 7 Oktober 2023 yang memicu kampanye militer Israel di Gaza.

Baca Juga:  Menlu Adukan Israel ke Dewan Keamanan PBB soal Kekerasan terhadap Aktivis GSF

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga korban dan menjanjikan peningkatan keamanan di seluruh kedutaan Israel di berbagai negara.

“Kita menyaksikan harga mengerikan dari antisemitisme dan hasutan liar terhadap negara Israel,” ujarnya.

Presiden AS Donald Trump, melalui media sosial Truth Social, juga mengutuk serangan tersebut.

“Kebencian dan radikalisme tidak memiliki tempat di Amerika Serikat,” jelas Donald Trump.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending