Connect with us

Internasional

Dihujani Serangan Drone saat Berlayar ke Gaza, Italia dan Spanyol Kirim Pengawalan untuk Global Sumud Flotilla

Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla diserang drone di perairan Yunani. Italia dan Spanyol kerahkan kapal perang untuk mengawal armada menuju Gaza.

Logompn

Published

on

Dihujani serangan drone saat berlayar ke gaza, italia dan spanyol kirim pengawalan untuk global sumud flotilla
Dihujani Serangan Drone saat Berlayar ke Gaza, Italia dan Spanyol Kirim Pengawalan untuk Global Sumud Flotilla. Gambar : Instagram/@globalsumudflotilla

MPN Indonesia 1 Oktober 2025 - Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza mendapat serangan drone saat melintasi perairan internasional dekat Yunani pada Selasa malam (23/9).

Akibat insiden ini, pemerintah Italia dan Spanyol mengerahkan kapal perang guna mengawal konvoi sipil tersebut.

GSF terdiri dari sekitar 50 kapal sipil dengan lebih dari 500 aktivis dari berbagai negara. Salah satu peserta dalam armada ini adalah aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg.

Konvoi dilaporkan menjadi sasaran sedikitnya 12 serangan drone yang menyebabkan kerusakan kapal dan gangguan komunikasi.

Bentuk Serangan dan Dampaknya

Menurut laporan GSF, serangan dilakukan dengan perangkat peledak dan pembakar, penyebaran zat kimia, pelumpuhan komunikasi darurat, hingga kerusakan fisik pada kapal.

“Semua awak kapal selamat. Tadi malam, banyak kapal sipil menjadi sasaran drone tak berawak. Serangan-serangan tersebut meliputi pengerahan perangkat peledak dan pembakar, penyebaran zat kimia secara sengaja ke kapal sipil, melumpuhkan perangkat komunikasi darurat, dan kerusakan fisik yang diperhitungkan yang dirancang untuk membuat kapal tidak layak berlayar serta membahayakan relawan di dalamnya,” tulis GSF melalui Instagram pribadinya @globalsumudflotilla pada Rabu (24/9), dikutip MPN Indonesia pada Rabu (1/10).

Serangan itu terjadi sekitar 30 mil laut (56 km) dari Pulau Gavdos, Yunani. Pihak GSF menyalahkan Israel atas insiden tersebut.

Respons Italia dan Spanyol

Italia menjadi negara pertama yang mengirim kapal fregat Angkatan Laut hanya beberapa jam setelah serangan.

“Kami telah mengirimkan satu kapal dan kapal lainnya sedang dalam perjalanan, siap menghadapi segala kemungkinan,” ujar Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, dalam pidatonya di parlemen Roma, Kamis (25/9), dikutip dari Reuters.

Spanyol kemudian menyusul dengan mengirim kapal angkatan laut.

Baca Juga:  AS Sanksi 3 Lembaga HAM karena Dukung ICC Tindak Tegas Pelanggaran Israel atas Gaza

Perdana Menteri Pedro Sanchez menegaskan langkah ini untuk menjamin keselamatan warga negaranya sekaligus memberi sinyal diplomatik kepada Israel.

Total tiga kapal perang dari kedua negara kini ditugaskan mengawal armada GSF menuju Gaza.

Kondisi Terkini Konvoi

Hingga Kamis pagi (25/9), GSF melaporkan bahwa kapal-kapal masih berlayar dengan kecepatan lambat di perairan teritorial Yunani.

Aktivitas drone tetap terpantau, meski lebih rendah dibanding malam sebelumnya.

“Flotilla berlayar dengan kecepatan lambat di perairan teritorial Yunani, dengan aktivitas drone yang moderat malam ini. Sumber dari pemerintah Uni Eropa menunjuk pada eskalasi ancaman oleh Israel saat kami berlayar menuju perairan internasional pada hari ini,” tulis GSF di Instagram pukul 04.08 waktu setempat, Kamis (25/9).

Misi Kemanusiaan Tetap Berlanjut

Meski menghadapi ancaman, GSF menegaskan tetap melanjutkan misi bantuan kemanusiaan menuju Gaza.

Para aktivis dalam armada menyatakan komitmen mereka untuk menyalurkan bantuan kepada warga sipil yang terdampak krisis di wilayah tersebut.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending