Internasional
Dirjen WHO Apresiasi Inisiatif Cek Kesehatan Gratis Indonesia
Dirjen WHO Tedros Adhanom memuji program cek kesehatan gratis di Indonesia. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah efektif dalam deteksi dini penyakit.
MPN Indonesia 12 Februari 2025 - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, memberikan apresiasi terhadap program cek kesehatan gratis di Indonesia.
Ia menilai kebijakan kesehatan ini sebagai langkah efektif dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit.
Menurutnya, inisiatif ini memungkinkan penyakit terdeteksi lebih awal, sehingga meningkatkan peluang kesembuhan bagi masyarakat.
Tedros menyampaikan pujiannya melalui akun X resminya, @DrTedros, pada Selasa (11/2).
Ia menyebut program ini sebagai inisiatif hebat dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
“Kesehatan adalah hadiah terbaik bagi semua warga negara,” tulis Tedros.
Ia juga mendorong negara-negara lain untuk mengadopsi langkah serupa dalam kebijakan kesehatan mereka.
“Kami menyerukan kepada semua negara untuk berinvestasi dalam pencegahan penyakit dan deteksi dini. #HealthForAll,” tambahnya.
Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan Jenis Pemeriksaan
Program cek kesehatan gratis pertama kali diluncurkan pada Senin (10/2), sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Program ini diikuti oleh berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, orang dewasa, hingga lansia.
Pemeriksaan yang disediakan dalam program ini mencakup deteksi dini berbagai jenis penyakit, dengan prioritas pada kelompok berisiko tinggi.
Perlunya Tindak Lanjut untuk Efektivitas Program
Selain apresiasi dari WHO, program cek kesehatan gratis juga mendapat perhatian dari mantan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Prof. Tjandra Yoga Aditama.
Ia menekankan pentingnya tindak lanjut bagi peserta yang telah menjalani pemeriksaan.
Menurut Prof. Tjandra, terdapat empat hal utama yang perlu diperhatikan dalam keberlanjutan program ini:
1. Penyampaian hasil tes kepada peserta
Masyarakat harus mendapatkan anjuran medis berdasarkan hasil pemeriksaan agar dapat memahami kondisi kesehatan mereka.
2. Arah pemeriksaan lanjutan bila diperlukan
Jika hasil tes menunjukkan adanya indikasi penyakit, peserta harus mendapatkan rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes laboratorium.
3. Kemudahan akses dan birokrasi pemeriksaan lanjutan
Perlu ada sistem yang jelas mengenai bagaimana proses lanjutan dilakukan, kapan waktu pemeriksaan berikutnya, serta apakah layanan tersebut tetap gratis atau berbayar.
4. Monitoring pasca pemeriksaan
Warga yang telah menjalani cek kesehatan gratis disarankan untuk berkonsultasi ulang di puskesmas dalam jangka waktu tertentu, seperti sebulan setelah pemeriksaan awal. Hal ini bertujuan untuk memastikan peserta mengikuti anjuran medis yang diberikan dan memantau perkembangan kondisi kesehatan mereka.
Prof. Tjandra menegaskan bahwa agar program ini benar-benar bermanfaat, harus ada integrasi antara pemeriksaan awal dan tindak lanjutnya.
“Program pemeriksaan kesehatan gratis perlu menjadi satu paket yang lengkap, termasuk tindak lanjut, sehingga benar-benar bermanfaat,” ujarnya.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
