Internasional
Iran Luncurkan Serangan Terakhir sebelum Gencatan Senjata, Israel Ngamuk
Gencatan senjata Iran dan Israel seharusnya dimulai pada Selasa (24/6), namun Israel mengklaim Iran masih meluncurkan misil.
MPN Indonesia 24 Juni 2025 - Gencatan senjata antara Iran dan Israel seharusnya dimulai pada Selasa (24/6), namun Israel mengklaim Iran masih meluncurkan misil ke wilayahnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menyebut Iran akan terus melancarkan serangan ke Israel hingga menit terakhir gencatan senjata, yakni pukul 04.00 pagi waktu Teheran.
“Operasi militer Angkatan Bersenjata kita yang kuat untuk menghukum Israel atas agresinya berlanjut hingga menit terakhir, pada pukul 4 pagi,” kata Abbas di akun X-nya.
Dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera, gempuran terakhir Iran sebelum gencatan senjata menewaskan sedikitnya empat orang di Beersheba, Israel.
Polisi dan layanan darurat melaporkan tiga gedung permukiman padat penduduk rusak parah, dan setidaknya 20 orang terluka.
Israel Lancarkan Serangan
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa pihaknya menerima usulan gencatan senjata yang diumumkan Presiden AS Donald Trump.
Meski demikian, Israel langsung menggelar serangan balasan setelah dua misil Iran dilaporkan menembus wilayah udara mereka dan memicu sirene di utara Israel.
“Teheran akan gemetar,” tulis Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich di platform X, menyusul insiden peluncuran misil itu.
Menteri Pertahanan Israel Katz menyebut aksi Iran sebagai pelanggaran dan memerintahkan militer melanjutkan “operasi intensif untuk menghantam Teheran dan infrastruktur rezim serta jaringan terornya”.
Konflik Iran Israel dan Campur Tangan AS
Sebelumnya, pada Senin (23/6), Iran meluncurkan serangan balasan terbatas ke pangkalan militer AS di Qatar sebagai respons atas pemboman fasilitas nuklirnya.
Serangan ini tidak menimbulkan korban karena telah diperingatkan sebelumnya.
Konflik ini telah berlangsung selama 12 hari dan menewaskan setidaknya 28 orang di Israel serta lebih dari 970 orang di Iran.
Lembaga Human Rights Activists melaporkan di antara korban di Iran terdapat 387 warga sipil dan 268 personel keamanan.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
