Connect with us

Internasional

Jepang Dilanda Gempa M 7,7 hingga Picu Peringatan Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang lepas pantai timur laut Jepang pada Senin (20/4) pukul 16.52 waktu setempat.

Logompn

Published

on

Gempa di Jepang M 7,4 Picu Peringatan Tsunami hingga 3 Meter
Jepang Dilanda Gempa M 7,7 hingga Picu Peringatan Tsunami. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 April 2026 - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang lepas pantai timur laut Jepang pada Senin (20/4) pukul 16.52 waktu setempat.

Gempa tersebut terjadi di perairan lepas pantai Prefektur Iwate, sekitar 530 kilometer di utara Tokyo.

Bencana itu memicu peringatan tsunami setinggi hingga 3 meter, perintah evakuasi terhadap ratusan ribu orang, serta imbauan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan yang lebih kuat.

Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa gempa bumi “yang menyebabkan guncangan lebih kuat” dapat terjadi dalam minggu depan.

Pihak berwenang juga menyebut risiko gempa bumi dengan magnitudo 8,0 atau lebih “relatif lebih tinggi daripada pada masa normal”. 

Mereka menyatakan terdapat kemungkinan 1% terjadinya gempa bumi dahsyat dalam satu minggu atau lebih setelah gempa tersebut, dibandingkan dengan kemungkinan 0,1% pada kondisi normal. 

“Gelombang tsunami diperkirakan akan menghantam berulang kali. Jangan meninggalkan tempat yang aman sampai peringatan dicabut,” kata Badan Meteorologi Jepang kepada wartawan beberapa jam setelah gempa, dikutip MPN Indonesia dari BBC. 

Perdana Menteri Sanae Takaichi juga mendesak masyarakat untuk pergi ke “tempat yang lebih tinggi dan aman”. 

“Pemerintah akan melakukan yang terbaik jika terjadi keadaan darurat,” katanya kepada wartawan.

Laporan Tsunami Pascagempa

Peringatan tsunami dengan status tingkat siaga tertinggi kedua dari tiga tingkatan dikeluarkan untuk sejumlah wilayah pesisir di pulau utama Honshu dan wilayah utara Hokkaido. 

Masyarakat diminta meninggalkan daerah pesisir dan tepi sungai untuk menuju tempat yang lebih tinggi atau gedung evakuasi. 

Di Hokkaido, peringatan masih berlaku beberapa jam setelah gempa terjadi, sebelum akhirnya diturunkan menjadi peringatan tsunami dan dicabut sepenuhnya sesaat sebelum tengah malam waktu setempat.

Baca Juga:  Status Gunung Anak Krakatau Hari Ini 7 September 2026, Cek di Sini

Berdasarkan laporan The Japan Times, tsunami terbesar yang terdeteksi mencapai 80 sentimeter di pelabuhan Kuji, Prefektur Iwate. Tsunami setinggi 40 sentimeter juga tercatat di pelabuhan lain di prefektur yang sama.

Lebih dari 170.000 orang di beberapa prefektur diperintahkan untuk dievakuasi setelah peringatan tsunami dikeluarkan. 

Ribuan lainnya meninggalkan wilayah pesisir dan berpindah ke lokasi yang lebih tinggi. Di 182 kota di sepanjang pantai timur laut, pejabat setempat meningkatkan imbauan kesiapsiagaan.

Dampak Gempa Bumi

Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara mengatakan beberapa kereta cepat terdampak dan 100 rumah mengalami pemadaman listrik. Layanan kereta api kembali beroperasi pada Senin malam. 

Kereta cepat Shinkansen yang menghubungkan Tokyo dan wilayah utara Jepang sempat dihentikan sementara, menyebabkan penumpang menunggu di dalam gerbong dan di peron.

Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana melaporkan dua orang mengalami cedera setelah terjatuh, masing-masing satu orang di Aomori dan satu di Iwate. Tidak ada laporan langsung mengenai kerusakan besar.

Otoritas Regulasi Nuklir menyatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir dan fasilitas terkait di wilayah terdampak dalam kondisi utuh dan tidak ditemukan kerusakan. 

Pernyataan ini disampaikan mengingat sejarah bencana alam besar di Jepang yang sebelumnya berdampak pada fasilitas nuklir.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending