Internasional
Kapal Raksasa Bermuatan 3.000 Mobil Tenggelam di Perairan Barat Daya Alaska
Kapal Morning Midas tenggelam di perairan Alaska usai kebakaran. Kapal mengangkut 3.000 kendaraan dan bahan bakar, tanpa korban jiwa.
MPN Indonesia 26 Juni 2025 - Sebuah kapal kargo besar bernama Morning Midas tenggelam di perairan internasional barat daya Alaska pada Minggu (23/6).
Kapal berbendera Liberia itu membawa sekitar 3.048 kendaraan, termasuk 70 mobil listrik dan 681 mobil hibrida, serta bahan bakar dalam jumlah besar.
Kecelakaan kapal terjadi sekitar pukul 17.30 waktu setempat, atau 450 mil barat daya dari Adak, Alaska.
Kapal Morning Midas dioperasikan oleh perusahaan Zodiac Maritime yang berbasis di London.
Kronologi Kebakaran dan Evakuasi
Sebelumnya, pada 3 Juni, Morning Midas mengalami kebakaran di dek kendaraan yang memuat mobil listrik saat berlayar dari China menuju Lázaro Cárdenas, Meksiko.
Api pertama kali terdeteksi sekitar 300 mil selatan Adak. Seluruh 22 awak kapal berhasil dievakuasi menggunakan sekoci dan dibantu kapal dagang lain di sekitar lokasi, dengan koordinasi dari U.S. Coast Guard.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
“kerusakan akibat kebakaran ‘yang diperparah oleh cuaca buruk dan masuknya air berikutnya’ menyebabkan kapal sepanjang 600 kaki itu tenggelam,” kata Zodiac Maritime dalam pernyataannya, dikutip MPN Indonesia melalui laman USA Today, Kamis (26/6).
Penyebab Tenggelamnya Kapal
Menurut Zodiac Maritime, kebakaran yang melanda kapal diperparah oleh cuaca buruk dan masuknya air laut, yang akhirnya menyebabkan Morning Midas tenggelam.
Selain kendaraan, kapal juga mengangkut 1.530 metrik ton bahan bakar very low-sulfur fuel oil dan 350 ton marine gas oil.
Penanganan Potensi Pencemaran Laut
Hingga kini, belum ditemukan tanda-tanda pencemaran di lokasi tenggelamnya kapal. Namun, U.S. Coast Guard terus melakukan pemantauan ketat.
“Dua kapal penyelamat, Garth Foss dan Salvage Worker, masih berada di lokasi kejadian dan melakukan penilaian berkelanjutan di area tersebut dengan peralatan tanggap polusi di atas kapal untuk menanggapi setiap tanda-tanda potensial polusi,” jelas pihak Coast Guard.
Dua kapal penyelamat, Garth Foss dan Salvage Worker, dikerahkan ke lokasi untuk berjaga dan menilai kondisi sekitar.
Sementara kapal khusus Endeavour menyusul ke lokasi pada 26 Juni dengan membawa perlengkapan pengendalian tumpahan minyak.
Zodiac Maritime menyampaikan terima kasih atas upaya semua pihak yang terlibat.
“Kami terus berkoordinasi erat dengan Resolve Marine dan Penjaga Pantai Amerika Serikat, dan kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas profesionalisme, respons cepat, dan kolaborasi berkelanjutan mereka,” ungkap Zodiac Maritime.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
