Internasional
Negara Tuvalu Terancam Tenggelam, Warga Kompak Minggat ke Australia
Negara kepulauan Tuvalu terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan air laut yang semakin tinggi, akibatnya warga mereka beramai-ramai pindah ke Australia.
MPN Indonesia 24 Oktober 2025 - Negara kepulauan Tuvalu di Pasifik terancam tenggelam akibat kenaikan permukaan air laut yang semakin tinggi.
Krisis iklim yang menyebabkan gelombang laut membesar telah menelan dua dari sembilan atol negara tersebut.
Dikutip dari The Guardian, pada tahun 20250 pemerintah memperkirakan separuh ibu kota Tuvalu akan terendam air pasang, di mana pada akhir abad ini lebih dari 90% daratannya bisa tenggelam.
Menghadapi ancaman tersebut, ribuan warga Tuvalu mulai meninggalkan negaranya dan berupaya pindah ke Australia.
Skema Migrasi Australia
Tuvalu telah menandatangani kesepakatan iklim dan migrasi (climate and migration agreement) pada 2024, yang memungkinkan warganya untuk pindah, belajar, bekerja, dan tinggal di Australia mulai Juli 2025.
Skema visa yang ditawarkan Australia dalam perjanjian migrasi iklim tahun 2024 menjadi satu-satunya jalur legal bagi warga Tuvalu untuk mengungsi akibat ancaman iklim.
Dengan skema ini, warga Tuvalu diizinkan tinggal secara sah di Australia mulai pertengahan 2025.
Namun saat ini, Australia hanya menerima 280 warga Tuvalu setiap tahun melalui program tersebut. Sementara itu, terdapat lebih dari 3.000 warga yang telah mendaftar.
Alami Keterbatasan Ekonomi
Tuvalu merupakan negara kecil dengan daratan berupa atol karang dataran rendah yang sangat rentan terhadap perubahan iklim.
Dua dari sembilan atolnya kini telah sebagian besar lenyap akibat gelombang laut. Kondisi ini mempercepat kekhawatiran akan hilangnya daratan Tuvalu secara permanen dalam beberapa dekade ke depan.
Selain ancaman tenggelam, perekonomian Tuvalu juga sangat rentan.
Negara ini tidak memiliki sumber daya mineral yang signifikan dan hanya mengandalkan pertanian subsisten serta perikanan yang bergantung pada kondisi alam. Ekspor dari Tuvalu juga sangat terbatas.
Tanah yang buruk serta minimnya infrastruktur menghambat pengembangan sektor industri dan pariwisata berskala besar.
Untuk menjaga layanan dasar tetap berjalan, Tuvalu selama ini mengandalkan bantuan dari komunitas internasional.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
