Internasional
Netanyahu Umumkan Pemimpin Hamas di Gaza, Mohammed Sinwar Telah Tewas
PM Netanyahu umumkan Mohammed Sinwar, pemimpin Hamas di Gaza, tewas. Hamas belum mengonfirmasi. Israel terus gempur Gaza usai runtuhnya gencatan senjata.
MPN Indonesia 29 Mei 2025 - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa Mohammed Sinwar, pemimpin Hamas di Gaza, telah tewas.
Hal ini disampaikan dalam pidatonya di hadapan parlemen Israel pada Rabu (28/5).
Mohammed Sinwar merupakan adik dari Yahya Sinwar, tokoh yang memimpin serangan besar Hamas ke Israel pada Oktober 2023.
Ia menjadi target serangan Israel yang diluncurkan awal bulan ini di sebuah rumah sakit di Gaza Selatan.
“Dalam dua hari terakhir, kita berada dalam perubahan dramatis menuju kekalahan total Hamas,” ujar Netanyahu dalam pidatonya, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari Reuters, Kamis (29/5).
Ia menyebut Sinwar sebagai salah satu pejabat Hamas yang telah “dieliminasi” dalam 20 bulan terakhir.
Hingga kini, Hamas belum mengonfirmasi kematian Mohammed Sinwar.
Eskalasi Konflik dan Serangan Terbaru
Pengumuman Netanyahu datang di tengah meningkatnya serangan militer Israel di Gaza, terutama setelah gencatan senjata dengan Hamas runtuh pada Maret lalu.
Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus menghancurkan kemampuan pemerintahan dan militer Hamas, serta membebaskan para sandera yang masih ditahan di Gaza.
Konflik ini bermula pada 7 Oktober 2023 saat militan Hamas menyerbu wilayah selatan Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 lainnya.
Sebagai balasan, Israel meluncurkan operasi militer besar-besaran di Gaza.
Menurut pejabat kesehatan di Gaza, lebih dari 53.000 orang telah tewas dan lebih dari dua juta warga terpaksa mengungsi.
Sebagian besar korban disebut sebagai warga sipil, namun jumlah militan yang tewas tidak dirinci.
Israel mengklaim telah membunuh puluhan ribu militan Hamas, tetapi tidak memberikan bukti rinci atas klaim tersebut.
Kepemimpinan Hamas dan Target Serangan Israel
Mohammed Sinwar disebut naik ke jajaran tertinggi Hamas setelah kematian kakaknya, Yahya Sinwar, yang tewas dalam pertempuran dengan pasukan Israel tahun lalu.
Yahya dikenal sebagai perancang utama serangan Hamas pada Oktober 2023.
Sebelumnya, kepemimpinan Hamas dipegang oleh Ismail Haniyeh yang juga dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Iran.
Israel tampaknya terus menargetkan kepemimpinan tinggi Hamas dalam operasi militernya.
Kepala militer Israel, Eyal Zamir, menyebut Hamas telah kehilangan banyak aset penting, termasuk pusat komando dan kontrol.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
