Connect with us

Lifestyle

12 Amalan Utama di Bulan Ramadan yang Membawa Keberkahan dan Pahala Berlipat

Bulan Ramadan membawa berkah dan ampunan bagi umat Islam. Simak keutamaan Ramadan serta 12 amalan utama yang dapat mendatangkan pahala berlipat ganda.

Logompn

Published

on

12 amalan utama di bulan ramadan yang membawa keberkahan dan pahala berlipat
12 Amalan Utama di Bulan Ramadan yang Membawa Keberkahan dan Pahala Berlipat. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 3 Maret 2025 - Ramadan adalah bulan penuh berkah yang selalu dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Di bulan suci ini, setiap amal saleh akan dilipatgandakan pahalanya, menjadikannya kesempatan emas untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain menunaikan ibadah wajib seperti puasa, ada banyak amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan selama Ramadan.

Dari membaca Al-Qur’an hingga memperbanyak sedekah, semua ibadah ini dapat mendatangkan pahala berlipat ganda.

Keutamaan dan Hikmah Bulan Ramadan bagi Umat Muslim

Bulan Ramadan memiliki banyak keistimewaan yang menjadikannya waktu yang sangat dinanti oleh umat islam di seluruh dunia.

Selain sebagai bulan penuh ibadah, Ramadan juga membawa berbagai keberkahan, di antaranya adalah turunnya Al-Qur’an, terbukanya pintu surga, serta peluang besar untuk memperoleh ampunan dari Allah SWT.

Berikut beberapa keutamaan utama bulan Ramadan, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Baznas (Badan Amal Zakat Nasional), pada Senin (3/3):

1. Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

Salah satu keistimewaan terbesar bulan Ramadhan adalah turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).”

Karena itulah, umat Islam dianjurkan untuk lebih banyak membaca, memahami, serta mengamalkan isi Al-Qur’an selama bulan ini.

Selain menjadi ladang pahala, membaca Al-Qur’an juga bisa menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah seperti tadarus Al-Qur’an, shalat tarawih, dan qiyamul lail akan membawa ketenangan jiwa serta mendatangkan pahala yang berlipat ganda.

2. Pintu Surga Dibuka, Pintu Neraka Ditutup

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Ketika bulan Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”

Hadits ini menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah tanpa gangguan dari godaan setan.

Dengan pintu surga yang terbuka, setiap amal kebaikan mendapatkan ganjaran yang lebih besar dibanding bulan lainnya.

Sebaliknya, tertutupnya pintu neraka menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan bertaubat dari dosa-dosa yang telah lalu.

Baca Juga:  Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Lengkap se-Indonesia

Oleh karena itu, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal saleh seperti shalat, sedekah, dan berdzikir.

3. Malam Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Salah satu keutamaan yang paling dinantikan di bulan Ramadhan adalah malam Lailatul Qadar. Malam ini memiliki nilai lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Qadr ayat 3-5:

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.”

Lailatul Qadar merupakan malam penuh keberkahan, di mana doa-doa dikabulkan dan dosa-dosa diampuni.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan melakukan:

  • Qiyamul lail seperti shalat tahajud dan witir.
  • Dzikir dan doa, termasuk doa yang diajarkan Rasulullah SAW:
    “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
    (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka ampunilah aku.)
  • Membaca dan menghayati Al-Qur’an.
  • Bersedekah untuk membantu sesama.

Malam ini adalah kesempatan besar bagi umat Islam untuk meraih pahala luar biasa dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

4. Pahala Puasa yang Berlipat Ganda

Puasa di bulan Ramadhan memiliki ganjaran pahala yang luar biasa. Dalam hadits qudsi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Allah SWT berfirman:

“Setiap amal kebaikan anak Adam akan dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

Puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga mengendalikan hawa nafsu dan memperbanyak amal ibadah. Allah SWT menjelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 bahwa tujuan utama puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan:

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Dengan memahami nilai puasa, umat Islam dapat menjalankannya dengan lebih ikhlas dan bersemangat untuk meraih pahala yang berlipat ganda.

5. Bulan Pengampunan Dosa

Ramadhan juga dikenal sebagai bulan penuh ampunan. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah SWT memberikan kesempatan bagi hamba-Nya untuk bertaubat dan memperbaiki diri selama bulan suci ini. Untuk meraih pengampunan, umat Islam dapat melakukan beberapa amalan berikut:

  • Shalat tarawih dengan khusyuk.
  • Memperbanyak istighfar dan doa taubat.
  • Bersedekah dan membantu mereka yang membutuhkan.
  • Menjaga lisan dan perbuatan agar tidak menyakiti orang lain.

Ramadhan adalah momen terbaik untuk membersihkan diri dari dosa dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

12 Amalan Utama yang Membawa Kebaikan di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan merupakan waktu yang penuh berkah dan ampunan. Selama bulan suci ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan baik agar mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Berikut 12 amalan yang bisa dilakukan selama Ramadan, dikutip dari laman resmi Baznas (Badan Amal Zakat Nasional), pada Senin (3/3):

1. Puasa Ramadan: Ibadah Penuh Keberkahan

Puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang sudah baligh dan mampu melaksanakannya. Ibadah ini bukan hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga melatih kesabaran, keikhlasan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Baca Juga:  Jelang Lebaran 2025, Pedagang Pasar PASPIN Mengeluh Sepi Pembeli

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Selain itu, Rasulullah SAW bersabda:

“Islam dibangun atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.” (HR. Bukhari No. 8, Muslim No. 16)

2. Salat Tarawih: Menambah Pahala dengan Setiap Rakaat

Shalat Tarawih adalah ibadah sunnah yang hanya dilakukan pada bulan Ramadhan. Shalat ini menjadi salah satu cara untuk memperbanyak amal ibadah di malam hari. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang menjalankan qiyamu Ramadhan karena beriman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya (yang kecil) yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari)

Shalat Tarawih bisa dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

3. Tadarus Al-Qur’an: Memperdalam Pemahaman Kitab Suci

Ramadhan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga membaca dan memahami kitab suci ini menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan ‘Alif Lam Mim’ itu satu huruf; tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. At-Tirmidzi)

Dengan memperbanyak membaca serta memahami Al-Qur’an selama bulan Ramadhan, seseorang dapat memperoleh banyak keberkahan dan pahala.

4. Bersedekah: Membantu Sesama di Bulan Suci

Memberikan sedekah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang luar biasa. Bahkan, Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi mereka yang menginfakkan hartanya dengan ikhlas. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Hal ini menunjukkan betapa besar ganjaran bagi orang yang gemar berbagi, terutama kepada mereka yang membutuhkan.

5. Mengerjakan I’tikaf: Menyucikan Diri dan Mendekatkan Diri pada Allah

I’tikaf adalah amalan berdiam diri di masjid untuk lebih fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Biasanya, amalan ini dilakukan pada 10 malam terakhir Ramadhan dengan tujuan mencari keutamaan malam Lailatul Qadar. Aisyah RA berkata:

“Bila telah memasuki 10 malam terakhir bulan Ramadhan, Nabi SAW menghidupkan malam, membangunkan keluarganya, dan meninggalkan istrinya (tidak berhubungan suami istri).” (HR. Bukhari dan Muslim)

I’tikaf menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas ibadah di penghujung Ramadhan.

6. Perbanyak Dzikir dan Doa: Mendapatkan Kedamaian dan Keberkahan

Dzikir adalah ibadah yang sederhana tetapi memiliki keutamaan besar, terutama di bulan Ramadhan. Dengan mengingat Allah, baik melalui lisan maupun dalam hati, seseorang dapat merasakan ketenangan jiwa. Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab: 41)

Baca Juga:  Sambil Gendong Arash, Thariq Halilintar Tetap Khusyuk Jalankan Salat Tarawih

Dzikir dapat dilakukan kapan saja, seperti setelah shalat, sebelum tidur, atau saat beraktivitas, guna semakin mendekatkan diri kepada Allah.

7. Berbuat Kebaikan kepada Sesama: Menjadi Teladan di Bulan Ramadan

Menyediakan makanan untuk orang lain yang sedang berpuasa juga menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Al-Hafizh Abu Thahir)

Oleh karena itu, berbagi makanan berbuka puasa menjadi salah satu bentuk kepedulian yang bisa dilakukan selama bulan suci ini.

8. Ibadah Malam (Qiyamul Lail): Menjadi Hamba yang Ta’at di Malam Hari

Shalat malam seperti tahajud dan membaca Al-Qur’an adalah amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama Ramadhan. Amalan ini memberikan kesempatan bagi seorang Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang melaksanakan qiyamu Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari No. 37, Muslim No. 759)

Shalat malam juga menjadi salah satu kebiasaan Rasulullah SAW yang tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan tetapi juga sepanjang hidupnya.

“Hendaklah kalian melaksanakan shalat malam, karena itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, penebus kesalahan, pencegah dosa, dan pengusir penyakit dari tubuh.” (HR. At-Tirmidzi No. 3549)

9. Bersilaturahmi: Menjalin Keharmonisan dalam Keluarga dan Masyarakat

Menjalin hubungan baik dengan sesama juga menjadi salah satu amalan penting yang bisa dilakukan di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (Muttafaqun ‘alaih)

Ramadhan bisa menjadi momen untuk saling memaafkan, mempererat hubungan keluarga, serta menjalin hubungan yang lebih baik dengan sesama.

10. Mengakhirkan Sahur: Menjaga Kesehatan dan Menyempurnakan Puasa

Sahur adalah salah satu sunnah dalam berpuasa yang dianjurkan untuk dilakukan mendekati waktu subuh. Selain sebagai bentuk mengikuti sunnah Nabi, sahur juga memberikan energi yang dibutuhkan untuk menjalani puasa sepanjang hari.

Rasulullah SAW bersabda:

“Makan sahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari No. 1923, Muslim No. 1095)

Beliau juga mencontohkan bahwa waktu sahur sebaiknya dilakukan menjelang subuh, sebagaimana yang dikatakan oleh Anas bin Malik RA:

“Kami makan sahur bersama Nabi SAW, kemudian beliau melaksanakan shalat.” Aku (Zaid bin Tsabit) bertanya, “Berapa lama jarak antara sahur dan adzan?” Ia menjawab, “Sekitar bacaan lima puluh ayat.” (HR. Bukhari No. 1921, Muslim No. 1097)

11. Menyegerakan Berbuka Puasa: Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Berbuka puasa adalah momen yang dinantikan oleh orang yang berpuasa. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak menunda berbuka ketika waktu Maghrib telah tiba.

Beliau bersabda:

“Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari No. 1957, Muslim No. 1098)

Rasulullah SAW juga mencontohkan bahwa berbuka dengan kurma dan air adalah kebiasaan yang baik:

“Rasulullah SAW biasa berbuka dengan beberapa butir ruthab (kurma muda) sebelum shalat, jika tidak ada ruthab, maka dengan beberapa butir tamar (kurma kering), dan jika tidak ada, beliau berbuka dengan seteguk air.” (HR. Abu Dawud No. 2356, At-Tirmidzi No. 696, dinilai hasan oleh Al-Albani)

12. Mengejar Lailatul Qadr: Mencari Malam yang Penuh Kemuliaan

Lailatul Qadar adalah malam yang memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan guna meraih keberkahan malam istimewa ini. Aisyah RA berkata:

“Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu lainnya.” (HR. Muslim)

Amalan yang bisa dilakukan antara lain shalat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, dan memperbanyak istighfar.

Bulan Ramadan adalah kesempatan emas untuk meningkatkan ibadah dan memperbaiki diri. Dengan menjalankan 12 amalan di atas, kita bisa meraih pahala berlipat ganda dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semoga kita semua bisa menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan dan mendapatkan ampunan serta rahmat dari Allah SWT. Aamiin!

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending