Lifestyle
Benarkah Makin Merah Kerokan, Makin Parah Masuk Angin? Begini Faktanya
Warna merah bekas kerokan bukan tanda parahnya masuk angin, melainkan akibat pecahnya kapiler. Ketahui cara kerokan yang aman dan kapan harus ke dokter.
MPN Indonesia 22 Juli 2025 - Di Indonesia, kerokan sudah lama dikenal sebagai cara tradisional untuk meredakan gejala masuk angin, seperti rasa lelah, nyeri otot, perut kembung, atau pusing.
Banyak orang percaya bahwa semakin merah bekas kerokan, maka semakin parah masuk angin yang dialami. Namun, benarkah anggapan tersebut?
Apakah Semakin Merah Bekas Kerokan, Semakin Parah Masuk Angin?
Kerokan dilakukan dengan menggosok kulit menggunakan benda tumpul, seperti koin atau batu gua sha. Setelah kerokan, kulit biasanya akan memerah atau tampak memar.
Kepercayaan yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa warna merah ini menandakan banyaknya “angin” yang terjebak dalam tubuh.
Namun, sejauh ini tidak ada penelitian ilmiah yang membuktikan klaim tersebut.
Faktanya, kemerahan yang muncul disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil (kapiler) di permukaan kulit akibat gesekan dan tekanan saat kerokan.
Semakin keras gosokan yang diberikan, semakin banyak kapiler yang pecah, sehingga kulit terlihat lebih merah.
Artinya, warna merah bukanlah tanda parahnya masuk angin, melainkan indikasi bahwa kerokan dilakukan dengan tekanan berlebihan.
Cara Kerokan yang Aman dan Efektif
Agar kerokan membantu meredakan masuk angin tanpa menimbulkan luka atau memar yang berlebihan, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari laman alodokter.com:
- Fokus pada area tertentu, seperti punggung, leher, bahu, atau lengan.
- Oleskan minyak aromaterapi atau balsam (misalnya yang mengandung peppermint atau champor) untuk mempermudah gesekan dan memberikan sensasi hangat.
- Lakukan kerokan dengan lembut, lalu tingkatkan tekanan secara bertahap, tetapi jangan terlalu keras.
- Tambahkan pijatan ringan setelah kerokan agar otot lebih rileks.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika setelah kerokan gejala masuk angin tidak kunjung membaik, atau justru disertai tanda lain seperti demam tinggi, muntah, maupun nyeri dada, sebaiknya segera periksa ke dokter.
Penanganan medis yang tepat dibutuhkan agar tidak terjadi kondisi yang lebih serius.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
