Connect with us

Lifestyle

Pasien Hipertensi Boleh Olahraga, tapi Ini Syaratnya!

Pasien hipertensi tetap dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik, termasuk olahraga.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 03t104719.024
Pasien Hipertensi Boleh Olahraga, tapi Ini Syaratnya! | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 3 Juni 2025 - Pasien hipertensi atau penderita darah tinggi tetap dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik, termasuk olahraga, namun dengan syarat tertentu.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Ade Meidian Ambari saat jadi bintang tamu di YouTube Dokter Tirta.

Pasien Hipertensi Boleh Berolahraga

Menurut Ade, olahraga dapat memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan fisik penderita hipertensi jika dilakukan secara rutin dan terkontrol.

“Pasien hipertensi (melakukan) olahraga itu bagus,” kata Ade, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Tirta Peng Peng Peng, Selasa (3/6).

“Kalau kita olahraga, respons pertama tensinya pasti naik. Tapi kalau olahraganya lama, teratur, nanti tensinya justru bisa turun,” imbuhnya.

Namun, ia menekankan bahwa pasien dengan tekanan darah sistolik 160 mmHg atau lebih sebaiknya menurunkan tekanan darah terlebih dahulu sebelum memulai olahraga rutin.

“Kalau tensimu 160 sistoliknya, bawahnya 90, turunin dulu deh. Karena nanti kalau tensinya tinggi kita olahraga, pasti dia naik banget tensinya,” jelasnya.

Hipertensi jadi Momok Mengerikan

Dalam penjelasan Ade, darah tinggi kini menjadi faktor risiko nomor satu penyebab penyakit jantung koroner di Indonesia, mengalahkan rokok.

Ia mengingatkan bahwa satu dari tiga orang Indonesia menderita hipertensi, dan banyak yang tidak menyadari karena tidak menunjukkan gejala awal.

“Banyak orang hipertensi yang bilang ‘Dok, saya tensinya 180 tapi saya enggak ngerasa apa-apa’ Itu justru lebih berbahaya karena tidak ada alarmnya. Tahu-tahu stroke,” ujar Ade.

Komplikasi yang umum terjadi akibat hipertensi termasuk stroke, gagal ginjal, gagal jantung, dan serangan jantung.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan dan merubah pola lifestyle untuk menjaga diri dari penyakit ini.

Baca Juga:  8 Cara Mengatasi Cegukan, Sederhana Banget!

(ADN/NID/RAD)

Trending