Connect with us

Lifestyle

Tips Atur Porsi Makan-Minum saat Sahur dan Berbuka Puasa agar Terhindar dari Dehidrasi dan Gangguan Pencernaan!

Jalani puasa dengan sehat! Terapkan mindful eating untuk menjaga pola makan yang seimbang saat sahur dan berbuka. Simak tipsnya di sini!

Actress 1299250

Published

on

Tips atur porsi makan minum saat sahur dan berbuka puasa agar terhindar dari dehidrasi dan gangguan pencernaan!
Tips Atur Porsi Makan-Minum saat Sahur dan Berbuka Puasa agar Terhindar dari Dehidrasi dan Gangguan Pencernaan!. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 9 Maret 2025 - Menjalani ibadah puasa dengan sehat memerlukan pola makan yang tepat, salah satu prinsip yang dapat diterapkan adalah mindful eating.

Mindful eating merupakan makan dengan penuh kesadaran agar tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tanpa berlebihan.

Menurut dr. Yohan Samudra, Spesialis Dokter Gizi Klinik, prinsip ini sangat penting diterapkan saat berbuka puasa untuk menghindari gangguan pencernaan akibat konsumsi makanan berlebihan dalam waktu singkat.

“Mindful eating penting supaya kita dapat lebih bijak memilih makanan dan mengonsumsi yang memang dibutuhkan tubuh, misalnya agar berenergi lebih lama, menunda rasa lapar, mencukupi cairan, dan menghindari gangguan pencernaan,” ujar dr. Yohan kepada MPN Indonesia melalui pesan singkat pada Kamis (27/2).

Porsi Makan-Minum Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Agar tetap sehat selama Ramadan, dr. Yohan merekomendasikan porsi makan utama saat sahur dan berbuka dengan komposisi yang seimbang.

“Secara umum, porsi karbohidrat yang ideal adalah sekitar satu tangkup tangan, porsi protein sebesar telapak tangan, dan sayuran sebanyak 1-2 genggaman tangan,” jelasnya.

Selain makanan, asupan cairan juga menjadi faktor penting selama berpuasa.

Dr. Yohan menyarankan metode minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka dan setelah makan malam, serta dua gelas sebelum tidur.

“Dengan metode ini, kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dan risiko dehidrasi dapat diminimalkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Yohan menekankan bahwa konsep Ramadan sejatinya adalah ibadah untuk menahan nafsu, termasuk nafsu makan.

Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya mengontrol asupan makanan dengan mempraktikkan mindful eating agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan saat berbuka.

“Sejatinya konsep bulan Ramadan adalah ibadah untuk menahan nafsu, dan nafsu makan adalah salah satu nafsu yang paling mendasar di manusia. Jadi mulai kendalikan nafsu makan dengan mempraktikkan mindful eating,” pungkasnya.

Baca Juga:  12 Tanda Peringatan Penyakit Jantung yang Muncul di Kulit Anda

Dengan menerapkan pola makan yang seimbang dan prinsip mindful eating, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman dan tubuh tetap bugar sepanjang bulan Ramadan.

(BNG/NID/RAD)

Trending