Connect with us

Politik

Prabowo Izinkan Rumah Sakit dan Kampus Asing Buka Cabang di RI

Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia membuka peluang bagi rumah sakit dan kampus asing untuk membuka cabang di Indonesia.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 15t164156.809
Prabowo saat hadiri pertemuan dengan Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa di Belgia, Minggu (13/7) | Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 15 Juli 2025 - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa pemerintah Indonesia membuka peluang bagi rumah sakit dan kampus asing untuk membuka cabang di Indonesia.

Hal ini disampaikan Prabowo saat bertemu dengan Presiden Dewan Eropa António Costa di Brussels, Belgia, Minggu (13/7).

Menurut Prabowo, langkah ini merupakan bagian dari keterbukaan Indonesia terhadap investasi dan partisipasi asing di berbagai sektor dalam dua tahun terakhir.

“Dalam dua tahun terakhir, kami telah membuka partisipasi asing di banyak sektor, dan saat ini kami membuka sektor kesehatan,” ujar Prabowo, dilihat MPN Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden.

“RS asing mana pun, atau institusi kesehatan di luar negeri dapat membuka cabang mereka, atau institusi yang terkait dengan mereka di Indonesia. Kami telah memperbolehkan RS asing buka di Indonesia,” sambungnya.

Beri Izin Kampus Asing Buka di Indonesia

Prabowo menekankan pentingnya hubungan budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Eropa, yang dianggap memiliki sejarah kuat, termasuk dalam pengaruh sistem hukum dan pendidikan Indonesia.

Dari sisi pendidikan, Prabowo memaparkan bahwa pemerintah Indonesia setiap tahun mengirimkan 3.394 mahasiswa ke Eropa untuk melanjutkan studi.

Hingga saat ini, sebanyak 11.784 mahasiswa telah dibiayai oleh pemerintah untuk belajar di Eropa.

“Dan angka ini di luar mahasiswa yang membiayai sendiri studi mereka di Eropa. Jadi, ini yang disponsori oleh pemerintah, dan kami ingin melihat lebih banyak mahasiswa Indonesia melanjutkan studi di Eropa,” ujar Prabowo.

Teken Perjanjian Kemitraan Ekonomi

Sebelum bertemu António Costa, Prabowo turut menandatangani perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (Comprehensive Economic Partnership Agreement/CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa.

Baca Juga:  Tiba di Indonesia, PM Anwar Ibrahim Disambut Prabowo dengan Makan Malam di Kediamannya

Kesepakatan ini diteken bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussels pada hari yang sama, dan menandai rampungnya perundingan yang telah berjalan selama sekitar sepuluh tahun.

Prabowo menyatakan harapannya agar lebih banyak institusi Eropa turut berpartisipasi dalam perekonomian Indonesia, dan sebaliknya Indonesia juga siap berperan dalam perekonomian Eropa.

Dalam lawatan resminya ke Brussels, Presiden Prabowo Subianto didampingi sejumlah pejabat penting dari Kabinet Merah Putih.

Delegasi tersebut meliputi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

Hadir juga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta Duta Besar RI untuk Belgia Andri Hadi.

(AKM/NID/RAD)

Trending